Suriah Peringatkan Pasukan Koalisi Pimpinan AS
-
Kemlu Suriah.
Kementerian Luar Negeri Suriah mereaksi serangan apa yang disebut sebagai Koalisi Anti-Daesh pimpinan Amerika Serikat di negara ini dan mengumumkan bahwa serangan-serangan tersebut tidak akan menghasilkan apapun kecuali memperkuat kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS).
Seperti dilansir kantor berita SANA, Rabu (7/6/2017), Kemlu Suriah dalam sebuah pernyataan menyebutkan, kejahatan pasukan koalisi pimpinan AS merupakan bukti jelas atas langkah negara itu dan anggota koalisi tersebut untuk menyesatkan opini publik dunia terutama Dewan Keamanan PBB.
Ditambahkan pula bahwa AS memimpin dan mengarahkan koalisi yang melanggar hukum internasional, Piagam PBB dan resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB tentang Suriah, di mana resolusi-resolusi tersebut menegaskan pentingnya untuk menghormati Suriah dan kedaulatan negara ini.
Jet-jet tempur pasukan koalisi pimpinan AS baru-baru ini membombardir kawasan penduduk Raqqa, utara Suriah dan menyebabkan banyak warga sipil di negara ini tewas. Serangan-serangan serupa juga telah berulang kali dilakukan pasukankoalisi dan menyebabkan ratusan warga sipil tewas.
Suriah dan lembaga-lembaga pembela Hak Asasi Manusia telah berulang kali memprotes tindakan koalisi tersebut.
Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris dan Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, AS dan sekutunya termasuk Turki. Mereka berusaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.
Kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya itu telah melakukan berbagai kejahatan mengerikan di Suriah yang menyebabkan ribuan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. (RA)