Qatar akan Tarik Pasukannya dari Djibouti
-
Kemlu Qatar.
Menyusul dukungan Djibouti dan Eritrea kepada posisi Arab Saudi dalam krisis dengan Qatar, pemerintah Doha pada Rabu, 14 Juni 2017 mengumumkan akan menarik pasukannya dari Djibouti.
Seperti dilansir jaringan televisi Russia al-Yawm, seorang pejabat di Kementerian Luar Negeri Qatar yang namanya belum dipublikasikan mengatakan, Qatar memutuskan untuk mengakhiri mediasinya antara Djibouti dan Eritrea, dan mengembalikan berkas kasus krisis kedua negara itu kepada PBB.
Disebutkan bahwa pemerintah Doha secara resmi telah memberitahu Antonio Gutteres, Sekretaris Jenderal PBB tentang berakhirnya mediasi Qatar atas konflik Djibouti dan Eritrea.
Sejak bentrokan perbatasan antara Djibouti dan Eritrea pada tahun 2008, Qatar menjadi mediator kedua negara tersebut. Pasca penandatanganan kesepakatan perdamaian di Doha pada tahun 2010, ratusan pasukan Qatar ditempatkan di perbatasan Djibouti dan Eritrea.
Arab Saudi, Bahrain, Uni Emirat Arab dan Mesir pada 5 Juni 2017 memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar atas dasar tuduhan bahwa Doha mendukung kelompok-kelompok teroris. (RA)