Iran: Penyitaan Kapal Angkut Alat Medis Tuska Melanggar Hukum Internasional
https://parstoday.ir/id/news/iran-i188912-iran_penyitaan_kapal_angkut_alat_medis_tuska_melanggar_hukum_internasional
Pars Today - Misi Republik Islam Iran untuk PBB mengumumkan bahwa kapal dagang Tuska mengangkut peralatan medis vital dan perlengkapan dialisis. Serangan dan penyitaan ilegal terhadap kapal tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia.
(last modified 2026-04-25T05:20:32+00:00 )
Apr 25, 2026 12:09 Asia/Jakarta
  • Bendera Iran
    Bendera Iran

Pars Today - Misi Republik Islam Iran untuk PBB mengumumkan bahwa kapal dagang Tuska mengangkut peralatan medis vital dan perlengkapan dialisis. Serangan dan penyitaan ilegal terhadap kapal tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan hak asasi manusia.

Melaporkan dari Pars Today, Sabtu, 25 April 2026, misi Iran di PBB menyatakan bahwa serangan dan penyitaan ilegal kapal dagang Iran "Tuska" oleh AS serta penyanderaan para awaknya pada 19 April di Laut Oman, sementara kapal itu mengangkut perlengkapan dialisis dan peralatan medis vital, adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional, termasuk larangan mutlak agresi, hak asasi manusia, dan hak untuk hidup.

Misi Iran menegaskan bahwa tindakan paksa dan ilegal ini membahayakan nyawa manusia, melemahkan kebebasan bernavigasi, dan menempatkan pasien rentan dalam risiko serius. Para pelaku tindakan ini harus dimintai pertanggungjawaban.

Iran menyoroti fakta penting yang sering terlupakan: kapal yang diserang itu tidak membawa senjata, tetapi alat dialisis yang menyelamatkan nyawa pasien gagal ginjal. Mengapa alat medis menjadi target dalam perang?

Dengan menyandera kapal pengangkut perlengkapan medis, AS tidak hanya melanggar hukum internasional, tetapi juga mengancam nyawa pasien yang bergantung pada alat-alat tersebut, di tengah krisis kemanusiaan yang sudah parah akibat perang.(sl)