Pars Today

Indonesian
  • Beranda
  • Radio
  • Albanian shqip
  • Armenian Հայերեն
  • Assyrian ܐܬܘܪ̈ܝܐ
  • Azeri Azəri
  • Bangla বাংলা
  • Chinese 中文
  • Dari دری
  • English English
  • French français
  • German Deutsch
  • Hausa Hausa
  • Hebrew עברית
  • Hindi हिन्दी
  • Indonesian Bahasa Indonesia
  • Italian Italiano
  • Japanese 日本語
  • Kazakh қазақ тілі
  • Kiswahili Kiswahili
  • Pashto پښتو
  • Persian فارسی
  • Russian Русский
  • Spanish Español
  • Tajik Тоҷик
  • Taleshi Tolışə
  • Turkish Türkçe
  • Turkmen Türkmen
  • Uzbek узбек
  • Dunia
  • Asia Barat
  • Iran
  • Agama
  • Parspedia
  • Disinformasi

hukum internasional

  • Iran Terpilih sebagai Wakil Ketua Komite Piagam PBB

    Iran Terpilih sebagai Wakil Ketua Komite Piagam PBB

    Feb 21, 2026 11:39

    ParsToday – Pemilihan Iran sebagai Wakil Ketua Komite Khusus Piagam PBB dan anggota biro badan hukum ini memperkuat posisi aktif Republik Islam Iran dalam membela prinsip-prinsip Piagam PBB.

  • Mengapa Tiongkok Membela Hak Nuklir Iran?

    Mengapa Tiongkok Membela Hak Nuklir Iran?

    Feb 07, 2026 23:43

    Pars Today - Tiongkok sekali lagi menegaskan dukungannya terhadap hak nuklir Iran.

  • Direktur Chatham House: Trump Telah Mengakhiri Aliansi Barat

    Direktur Chatham House: Trump Telah Mengakhiri Aliansi Barat

    Jan 15, 2026 11:20

    Pars Today - Direktur lembaga think tank terkenal di Inggris mengatakan bahwa Presiden AS Donald Trump telah mengakhiri aliansi Barat dan Eropa menghadapi dilema besar dan harus lebih berani.

  • Mengapa Eropa dan Amerika Semakin Menjauh?

    Mengapa Eropa dan Amerika Semakin Menjauh?

    Jan 11, 2026 10:08

    Pars Today - Presiden Prancis mengkritik pendekatan kebijakan luar negeri baru Washington dan mengatakan, "Amerika Serikat secara bertahap menjauhkan diri dari sekutunya dan melanggar hukum internasional."

  • Peneliti Mesir: Amerika Bertindak Menurut Hukum Rimba

    Peneliti Mesir: Amerika Bertindak Menurut Hukum Rimba

    Jan 06, 2026 21:12

    Pars Today – Seorang penulis dan peneliti asal Mesir menyamakan perilaku Amerika Serikat di tingkat internasional dengan “hukum rimba”, dan menegaskan bahwa penculikan presiden sebuah negara berdaulat merupakan pelanggaran nyata terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

  • Kritik Domestik terhadap Kebungkaman Macron atas Tindakan AS di Venezuela

    Kritik Domestik terhadap Kebungkaman Macron atas Tindakan AS di Venezuela

    Jan 05, 2026 10:10

    Pars Today - Serangan militer AS terhadap Venezuela dan penculikan presiden negara itu tidak hanya memicu reaksi internasional, tetapi juga menjadi fokus baru kritik domestik di Prancis terhadap sikap Emmanuel Macron. Posisi yang, dari sudut pandang para kritikus, merupakan pengabaian yang jelas terhadap hukum internasional.

  • Tiongkok: AS Ancaman bagi Tatanan Global

    Tiongkok: AS Ancaman bagi Tatanan Global

    Jan 04, 2026 21:10

    Pars Today – Tiongkok dalam sebuah sikap terang-terangan dan jelas, menyebut Amerika Serikat sebagai ancaman nyata bagi sistem internasional.

  • Presiden Sementara Venezuela Serukan Dialog dan Hidup Berdampingan dengan AS

    Presiden Sementara Venezuela Serukan Dialog dan Hidup Berdampingan dengan AS

    Jan 05, 2026 11:03

    Pars Today - Sehari setelah pidato keras yang mengkritik tindakan Amerika Serikat, Presiden Sementara Venezuela mengeluarkan pernyataan yang bernada jauh lebih lembut, menyerukan dialog dan hidup berdampingan dengan AS.

  • Swiss: Amerika Serikat Harus Menghormati Hukum Internasional

    Swiss: Amerika Serikat Harus Menghormati Hukum Internasional

    Jan 04, 2026 11:20

    Pars Today - Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri Swiss merujuk pada invasi militer AS ke Venezuela menekankan, "Amerika Serikat harus mengurangi intensitas ketegangan di sekitar Venezuela dan menghormati hukum internasional."

  • Rusia: Serangan AS terhadap Venezuela Pelanggaran Nyata Hukum Internasional

    Rusia: Serangan AS terhadap Venezuela Pelanggaran Nyata Hukum Internasional

    Jan 03, 2026 17:38

    Pars Today - Rusia mengutuk serangan AS yang dilaporkan terhadap Venezuela, dengan mengatakan, “Tindakan ini tidak memiliki dasar hukum dan merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional.”

Tampilkan Lainnya
Headline
  • Konflik Perbatasan Pakistan-Afghanistan, Iran Serukan Dialog dan Siap Menjadi Mediator

    Konflik Perbatasan Pakistan-Afghanistan, Iran Serukan Dialog dan Siap Menjadi Mediator

    22 hours ago
  • Araghchi: Ada Banyak Kesepahaman dengan AS di Sebagian Besar Masalah

  • Penulis Zionis: Citra Global Israel di Titik Terendah Sejak 1948

  • Bisakah Dewan Perdamaian Gaza Hentikan Ekspansi Israel?

  • Yamamah Karya Sineas Iran Lolos ke Festival Film Al-Awda Palestina

Pilihan Editor
  • Kemunafikan Nuklir dan Manipulasi Strategis: Dorongan Berbahaya Menuju Konflik dengan Iran

    Kemunafikan Nuklir dan Manipulasi Strategis: Dorongan Berbahaya Menuju Konflik dengan Iran

    22 hours ago
  • Rekor Bersejarah! Pertukaran Barang Melalui Kereta Api Iran-Afghanistan Tumbuh 17 Kali Lipat

    Rekor Bersejarah! Pertukaran Barang Melalui Kereta Api Iran-Afghanistan Tumbuh 17 Kali Lipat

    1 day ago
  • Women Without Men Karya Penulis Iran Masuk Daftar Panjang International Booker Prize

    Women Without Men Karya Penulis Iran Masuk Daftar Panjang International Booker Prize

    2 days ago
Terpopuler
  • Gelombang Baru Penolakan Perang, Sinyal Ketidakpercayaan pada Trump

  • Araghchi: Ada Banyak Kesepahaman dengan AS di Sebagian Besar Masalah

  • Rekor Bersejarah! Pertukaran Barang Melalui Kereta Api Iran-Afghanistan Tumbuh 17 Kali Lipat

  • Penulis Zionis: Citra Global Israel di Titik Terendah Sejak 1948

  • Konflik Perbatasan Pakistan-Afghanistan, Iran Serukan Dialog dan Siap Menjadi Mediator

  • Reuters: AS Tekan Suriah untuk Tinggalkan Peralatan Telekomunikasi Tiongkok

  • Bisakah Dewan Perdamaian Gaza Hentikan Ekspansi Israel?

  • Yamamah Karya Sineas Iran Lolos ke Festival Film Al-Awda Palestina

  • Kemunafikan Nuklir dan Manipulasi Strategis: Dorongan Berbahaya Menuju Konflik dengan Iran

  • Beijing Tuding Filipina "Kacaukan" Perdamaian di Laut China Selatan

Pars Today

© 2026 PARS TODAY. All Rights Reserved.

Berita
    Dunia
    Asia Barat
    Iran
    Agama
    Parspedia
    Disinformasi
Pars Today
    Tentang kami
    Kontak kami
    Rss