Baghaei: Eropa Hentikan Penggunaan Instrumental "Hukum Internasional"
https://parstoday.ir/id/news/iran-i188692-baghaei_eropa_hentikan_penggunaan_instrumental_hukum_internasional
Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran merespons pernyataan pejabat kebijakan luar negeri Uni Eropa tentang Iran, dan mengatakan, "Kelalaian kronis Eropa dalam mematuhi aturan-aturan hukum internasional telah mengubah pidato-pidato mereka tentang 'hukum internasional' menjadi cerminan kemunafikan yang nyata."
(last modified 2026-04-19T07:10:25+00:00 )
Apr 19, 2026 14:06 Asia/Jakarta
  • Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei
    Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei

Pars Today - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran merespons pernyataan pejabat kebijakan luar negeri Uni Eropa tentang Iran, dan mengatakan, "Kelalaian kronis Eropa dalam mematuhi aturan-aturan hukum internasional telah mengubah pidato-pidato mereka tentang 'hukum internasional' menjadi cerminan kemunafikan yang nyata."

Melaporkan dari ISNA, Minggu, 19 April 2026, Esmaeil Baghaei, dalam unggahan di platform X, merespons pernyataan pejabat kebijakan luar negeri UE yang mengajak Iran untuk mematuhi "hukum internasional" dan membuka Selat Hormuz "tanpa syarat".

Ia menulis, "Hukum internasional yang mana? Apakah yang dimaksud adalah 'hukum internasional' yang mengizinkan Uni Eropa meridhai agresi militer AS-Israel terhadap Iran dan menutup mata terhadap kejahatan yang dilakukan terhadap rakyat Iran?!"

"Hentikan Pidato-pidato Ini"

Baqaei menambahkan, "Tolong hentikan pidato-pidato ini. Kelalaian kronis Eropa dalam mematuhi aturan-aturan hukum internasional telah mengubah pidato-pidato mereka tentang 'hukum internasional' menjadi cerminan kemunafikan yang nyata."

Jubir Kemenlu Iran menegaskan bahwa tidak ada aturan dalam hukum internasional yang melarang Iran, sebagai negara pantai Selat Hormuz, untuk mengambil tindakan yang diperlukan guna mencegah penyalahgunaan selat ini oleh para agresor dalam melancarkan serangan ilegal terhadap Iran.

"Konsep Lintas Tanpa Syarat Tak Lagi Relevan"

Diplomat senior Iran ini mencatat bahwa konsep "lintas tanpa syarat" di Selat Hormuz, sejak pangkalan dan fasilitas militer AS di sekitar selat ini digunakan untuk melaksanakan operasi militer agresif terhadap Iran, secara praktis tidak lagi relevan. "Penyebab situasi ini, tanpa keraguan, adalah Amerika Serikat," tegasnya.

Mengapa Eropa bicara soal "hukum internasional" dan "lintas tanpa syarat" di Hormuz, tetapi di saat yang sama, mereka tutup mata terhadap agresi AS-Israel ke Iran? Kemana suara mereka saat rumah sakit di Tehran dibom? Saat para ilmuwan Iran menjadi target?

Baghaei benar: pidato-pidato seperti itu hanya kedok kemunafikan. Iran, sebagai negara pantai, punya hak untuk melindungi kedaulatannya, dan tidak ada aturan internasional yang melarangnya.

Jika Eropa ingin didengar, mereka harus konsisten. Jangan hanya bersuara saat kepentingan mereka terganggu, tetapi diam saat kejahatan perang terjadi di depan mata.(sl)