Menlu Iran: Kami Bertahan demi Hukum Internasional, AS dan Sekutu Teluk Persia Jangan Uji Nyali
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190900-menlu_iran_kami_bertahan_demi_hukum_internasional_as_dan_sekutu_teluk_persia_jangan_uji_nyali
Pars Today - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjatanya melakukan serangan defensif sebagai bagian dari hak sah untuk membela diri.
(last modified 2026-06-03T16:59:39+00:00 )
Jun 03, 2026 23:57 Asia/Jakarta
  • Sayid Abbas Araqchi, Menteri Luar Negeri Iran
    Sayid Abbas Araqchi, Menteri Luar Negeri Iran

Pars Today - Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menyatakan bahwa angkatan bersenjatanya melakukan serangan defensif sebagai bagian dari hak sah untuk membela diri.

Dilansir Pars Today, 3 Juni 2026, Sayid Abbas Araqchi menulis, "Angkatan bersenjata kami melakukan serangan defensif dalam kerangka hak sah untuk membela diri terhadap tempat-tempat yang digunakan AS untuk menyerang pelayaran sipil dan melanggar gencatan senjata."

"Setiap tindakan bermusuhan akan direspons dengan cepat dan tegas. Apa yang tidak dapat dicapai oleh sanksi dan perang, juga tidak akan pernah tercapai melalui lebih banyak perang."

Ia juga mengutip pernyataan Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio, yang di hadapan Kongres mengakui adanya kerja sama dari beberapa negara Teluk Persia terhadap Iran.

"Saya pikir sekutu kami di kawasan telah menunjukkan kerja sama yang sangat luas," kutip Araqchi. "Beberapa dari mereka, termasuk UAE, telah bekerja sama dengan pendekatan yang sangat aktif dan serius. Kuwait juga menunjukkan kinerja yang sangat baik."

Araghchi mengirim peringatan bahwa agresi lebih lanjut atau pelanggaran gencatan senjata akan berhadapan dengan kekuatan penuh Iran. Ia juga secara terbuka mengungkapkan kolaborasi militer UAE dan Kuwait dengan AS, yang selama ini coba disembunyikan. Ini adalah pesan yang jelas bagi negara-negara Teluk Persia: tidak ada yang bisa bersembunyi di balik layar; setiap tindakan bermusuhan akan dibalas.(Sail)