Iran Serang Dua Pangkalan Udara dan Instalasi Penting yang Tersisa di Armada Kelima Angkatan Laut AS
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190976-iran_serang_dua_pangkalan_udara_dan_instalasi_penting_yang_tersisa_di_armada_kelima_angkatan_laut_as
Pars Today – Hubungan Masyarakat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pernyataan mengumumkan tentang penargetan dua pangkalan udara Amerika di Kuwait yang bernama Ali Al-Salem dan fasilitas-fasilitas penting yang tersisa di Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain sebagai respons terhadap agresi militer pembunuh anak Amerika Serikat.
(last modified 2026-06-06T16:42:11+00:00 )
Jun 06, 2026 14:02 Asia/Jakarta
  • IRGC
    IRGC

Pars Today – Hubungan Masyarakat Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dalam sebuah pernyataan mengumumkan tentang penargetan dua pangkalan udara Amerika di Kuwait yang bernama Ali Al-Salem dan fasilitas-fasilitas penting yang tersisa di Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain sebagai respons terhadap agresi militer pembunuh anak Amerika Serikat.

Menurut laporan IRNA Sabtu (6/6) dini hari dari Sepah News, teks pernyataan Hubungan Masyarakat IRGC adalah sebagai berikut:

 

Dengan menyebut nama Allah, Penghancur para tiran

 

"Maka barangsiapa yang menyerang kamu, maka seranglah ia seimbang dengan serangannya terhadap kamu"

 

Pukul 01:30 dini hari ini, empat kapal tanker yang melanggar aturan, dengan hasutan dan arahan militer agresor AS, tanpa koordinasi dan tanpa memperhatikan peringatan berulang dari Angkatan Laut IRGC, berusaha untuk keluar secara ilegal dari Selat Hormuz. Setelah peringatan, salah satu kapal tanker ditargetkan dan dihentikan, dan kapal-kapal lain yang melanggar aturan kembali ke belakang.

 

Menyusul kejadian ini, pada pukul 02:30 dini hari, drone Amerika menargetkan sebuah menara telekomunikasi di Qeshm dan sebuah menara di Sirik dengan dua proyektil. Sebagai respons terhadap agresi militer pembunuh anak AS, segera dua pangkalan udara Amerika di Kuwait yang bernama Ali Al-Salem dan fasilitas-fasilitas penting yang tersisa di Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain menjadi sasaran tembakan rudal balistik Pasukan Dirgantara IRGC.

 

Kami memperingatkan musuh yang agresor dan pembunuh anak bahwa jika pengacauan ini diulangi, respons yang terbatas tidak akan menjadi akhir dari segalanya. Anda akan bertanggung jawab atas konsekuensi penutupan total Selat Hormuz untuk ekspor minyak dan gas Anda.

 

"Dan tidak ada kemenangan kecuali dari Allah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana"