Israel Kembali Serang Posisi Militer Suriah
-
jet F-16 Israel
Israel menyerang posisi militer Suriah untuk keenam kalinya dalam waktu lebih dari 10 hari dalam mereaksi klaim tembakan mortir dari Dataran Tinggi Golan Suriah.
"Sebagai balasan tembakan yang diluncurkan sebelumnya hari ini ke Israel dari Suriah, pasukan Israel menargetkan posisi artileri militer Suriah yang menjadi sumber tembakan sebelumnya," demikian disebutkan dalam pernyataan yang dirilis rezim Zionis, Sabtu (1/7/2017).
Ditambahkan bahwa kedua serangan ke wilayah pendudukan Dataran Tinggi Golan adalah "hasil pertempuran internal di Suriah."
Dua serangan itu tidak menimbulkan korban.
Israel menilai rezim Suriah bertanggung jawab atas pelanggaran perbatasannya.
Insiden serangan Israel itu merupakan yang keenam kalinya dalam lebih dari 10 hari dan Israel mengklaim langkah itu adalah balasan atas tembakan mortir dari Suriah.
Selama beberapa tahun terakhir, Israel kerap menyerang sasaran militer di Suriah yang dinilai sebagai upaya untuk mendukung kelompok teroris yang telah menderita kekalahan melawan pasukan Suriah.
Damaskus menuding Israel dan sekutu Barat dan regionalnya membantu kelompok-kelompok teroris Takfiri yang beroperasi di negara Arab itu. Israel bahkan telah mendirikan rumah sakit di lapangan untuk mengobati teroris yang dalam pertempuran dengan pasukan Suriah.