Menlu Qatar: Kami Tidak Takut dengan Intervensi Militer Saudi
-
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Menlu Qatar
Menteri Luar Negeri Qatar mengatakan bahwa negaranya terletak di sebuah kawasan yang stabil dan tidak memiliki rasa takut atas kemungkinan intervensi militer Arab Saudi.
Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mengatakan hal itu dalam jumpa pers di Roma, ibukota Italia, Minggu (2/7/2017) seperti dilansir IRNA mengutip situs berita Italia, Le Formiche.
"Operasi militer terhadap Qatar bertentangan dengan hukum internasional, dan tuntutan Arab Saudi juga bertentangan dengan kebebasan berpendapat dan integritas teritorial Qatar," imbuh Sheikh Mohammed ketika menyinggung belasan tuntutan tidak logis koalisi Arab pimpinan Arab Saudi.
Ia menegaskan, Qatar tidak berniat untuk menghormati 13 tuntutan Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain, sebab tuntutan ini bertentangan dengan hukum internasional dan merupakan ancaman bagi kedaulatan negara ini.
Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar pada tanggal 5 Juni atas tuduhan bahwa pemerintah Doha mendukung kelompok-kelompok teroris.
Pada 23 Juni, empat negara Arab itu mengajukan 13 syarat untuk normalisasi hubungan dengan Qatar, di mana tenggat waktunya akan habis pada tanggal 3 Juli 2017.
Tuntutan terpenting Arab Saudi dan sekutunya adalah pemutusan hubungan Qatar dengan Republik Islam Iran dan Hizbullah Lebanon, penghentian penuh jaringan Aljazeera dan penutupan pangkalan militer Turki di Qatar. (RA)