Dubes Qatar: Arab Saudi Cs Plin-plan
-
Qatar
Duta Besar Qatar untuk Rusia, Fahad Mohammed Attiyah mengatakan, negara-negara yang mendeklarasikan blokade anti-Qatar, telah mengeluarkan pernyataan dan tuntutan yang berbeda, yang menunjukkan perselisihan mereka.
Seperti dilaporkan media Sputnik, Attiyah pada hari Sabtu (22/7/2017) menambahkan, "Siapa yang berbicara atas nama koalisi ini? Kami tidak tahu, sepertinya tidak ada posisi yang solid dan banyak pernyataan kontradiktif berasal dari berbagai penjuru."
"Posisi kami sangat jelas. Mediator Kuwait mendapat dukungan internasional atas peran mereka, dan kami sangat ingin menyelesaikan krisis ini," tambahnya.
Sebelum ini, kepala kantor komunikasi pemerintah Qatar, Sheikh Saif Al Thani mengatakan, empat negara Arab yang memblokade Qatar – setelah perubahan tuntutan mereka – menunjukkan bahwa mereka bertindak secara berbahaya dan tidak terorganisir.
Pada awal Juni, Arab Saudi, Mesir, Bahrain dan Uni Emirat Arab memutuskan hubungan diplomatik dan komunikasi dengan Qatar. Mereka kemudian menyerahkan daftar 13 tuntutan untuk dipenuhi oleh Doha.
Pada 19 Juli, Arab Saudi Cs kemudian mendesak Qatar untuk berkomitmen terhadap enam prinsip dalam memerangi ekstremisme dan terorisme serta menegosiasikan sebuah proposal, yang akan membuka jalan untuk penyelesaian awal krisis. (RM)