Bakteri Kolera, Sarana Kotor untuk Membunuh Rakyat Yaman
-
Kolera di Yaman
Sebuah surat kabar terbitan al-Quds menulis, sekutu-sekutu Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel di kawasan telah menggunakan bakteri kolera (vibrio cholerae) untuk membunuh rakyat Yaman.
Sebuah artikel yang ditulis oleh Abdul Fattah al-Sa'di dan dimuat surat kabar al-Manar, Senin (24/7/2017) menyebutkan, pemimpin-pemimpin boneka Arab –pada tahun-tahun lalu dan dalam rangka pelayanan kepada Barat dan rezim Zionis– telah menggunakan berbagai sarana untuk melenyapkan umat dan peradaban Arab, namun kali ini, penggunaan bakteri kolera untuk membunuh rakyat Yaman merupakan cara kotor dan menunjukkan puncak kebencian Arab Saudi dan sekutu-sekutunya di kawasan terhadap rakyat Yaman.
Disebutkan pula bahwa penyebaran secara terorganisir penyakit kolera di Yaman hingga sekarang telah menyebabkan ribuan warga negara ini terutama anak-anak, tewas.
Penulis artikel ini menyebut para pemimpin Arab sebagai "pencuri dan pengemis Arab" yang telah bersekutu dengan Zionis dan Barat untuk menarget bangsa-bangsa Arab dan menghapus identitas dan warisan bersejarah Arab serta mencegah kemajuan dan pembangunan negara-negara Arab dan mencoreng agama Islam.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman yang memperoleh lampu hijau dari Amerika Serikat dimulai sejak tanggal 26 Maret 2015. Invasi militer ini telah merenggut nyawa lebih dari 12.000 orang terutama anak-anak, dan melukai belasan ribu lainnya.
Agresi militer Arab Saudi ke Yaman juga menyebabkan kehancuran infrastruktur penting Yaman seperti rumah sakit, sekolah, bandara, pelabuhan, pabrik dan fasilitas publik lainnya.
Yaman saat ini juga diblokade dari darat, laut dan udara oleh pasukan agresor sehingga menambah penderitaan rakyat di negara ini. Mereka kekurangan bahan makanan dan obat-obatan. (RA)