Israel-Arab Saudi Diminta Umumkan Hubungan Rahasianya
-
Zionis dan Al Saud
Surat kabar Israel mengatakan bahwa waktu untuk mengumumkan hubungan Israel dan Arab Saudi telah tiba.
Laman berita Rasanews melaporkan, surat kabar Maariv pada hari Senin (24/7/2017) menyebut rezim Zionis sebagai pendukung senyap Arab Saudi, dan mengkritik kebijakan kabinet Israel yang menyembunyikan hubungan rahasianya dengan Saudi.
"Dengan melihat kebutuhan besar Saudi kepada Israel, maka sudah saatnya untuk memperlihatkan hubungan tersebut," tambahnya.
Maariv meminta kabinet rezim Zionis untuk mengabdi bagi kepentingan Israel dengan tidak membantah pertemuan-pertemuannya dengan pejabat Saudi.
Sebelum ini, Menteri Intelijen Israel Yisrael Katz meminta Raja Arab Saudi Salman Abdulaziz Al Saud untuk mengundang PM Benjamin Netanyahu ke Riyadh.
"Tel Aviv setelah normalisasi hubungan, dapat mengusulkan partisipasi keamanan dan intelijen kepada Saudi dan negara-negara Arab di Teluk Persia," tambahnya.
Esensi rezim Zionis dan Al Saud semakin tampak setelah kedua pihak mengadopsi kebijakan anti-perlawanan di kawasan dan dukungan mereka kepada teroris. (RM)