Qatar Tolak Dialog Bersyarat Usulan 4 Negara Arab
-
Mohammed bin Abdulrahman Al Thani
Menteri Luar Negeri Qatar menolak usulan dialog bersyarat prakarsa empat negara Arab yang menjatuhkan sanksi atas Doha. Ia menegaskan, daftar tuntutan keempat negara itu melanggar hukum internasional.
Menlu Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Mesir dan Bahrain, hari Minggu (30/7) menggelar pertemuan di Manama dan di akhir pertemuan mereka menegaskan bahwa sikap terkait Qatar tidak akan berubah dan Doha harus memenuhi tuntutan mereka. Keempat negara Arab itu mengaku hanya siap untuk merundingkan mekanisme pelaksanaan tuntutannya oleh Qatar.
Fars News (31/7) melaporkan, Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, Menlu Qatar mengatakan, sanksi atas Qatar melanggar hukum internasional, tapi negara-negara Arab itu tidak bersedia mengakuinya karena keras kepala.
Menlu Qatar menjelaskan, pertemuan Manama penuh kontradiksi dan statemen Menlu keempat negara Arab, tidak jelas dan menunjukkan tidak adanya komitmen untuk berjalan di garis yang jelas.
Ia menambahkan, Qatar belum mengambil keputusan apapun terkait penanganan masalah haji sebagai masalah internasional, dan tidak ada satu langkapun dari negara ini yang memiliki tendensi politisasi haji, namun sungguh disayangkan Saudi sudah mempolitisasi masalah haji.
Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain setelah memutus hubungan diplomatik dengan Qatar, langsung menjatuhkan sanksi kepada Doha.
Di antara syarat yang diusulkan keempat negara Arab itu kepada Qatar adalah penutupan total stasiun televisi Aljazeera, pemutusan hubungan dengan Iran dan Hizbullah, dan penutupan pangkalan militer Turki di Qatar. Akan tetapi semua syarat itu ditolak Doha. (HS)