Qatar Desak Saudi Izinkan Warganya Berhaji
-
Ali bin Shamikh Al Marri
Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia Qatar mendesak pemerintah Arab Saudi mencabut hambatan-hambatan bagi para jemaah haji negara itu dengan membuka perbatasan darat dan mengoperasikan kembali penerbangan langsung ke negara itu.
Stasiun televisi Alalam (12/8) melaporkan, Ali bin Samikh Al Marri, Ketua Komisi Nasional HAM Qatar, Sabtu (12/8) mendesak pemerintah Saudi untuk membuka perbatasan daratnya bagi para jemaah haji Qatar dan mengoperasikan jalur penerbangan langsung bagi pesawat-pesawat negara itu, sehingga hambatan-hambatan pelaksanaan ibadah haji bagi warga Qatar teratasi.
Al Marri menambahkan, Qatar juga meminta lembaga-lembaga internasional membantu mengakhiri pelanggaran hak atas para jemaah haji negara ini oleh Saudi.
Sebelumnya Komisi Nasional HAM Qatar dalam salah satu suratnya yang dilayangkan ke Pelapor Khusus PBB untuk urusan kebebasan beragama dan keyakinan, mengadukan sikap Saudi yang telah mempolitisasi ibadah haji.
Komisi Nasional HAM Qatar mengumumkan, Riyadh telah melakukan pelanggaran tegas atas perjanjian dan konvensi internasional dalam menyelenggarakan haji.
Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir sejak 5 Juni 2017 memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar karena negara itu dituduh mendukung terorisme. Keempat negara itu juga menutup perbatasan darat dan udaranya dengan Qatar. (HS)