Nasrullah Umumkan Kemenangan Bersejarah untuk Lebanon dan Kawasan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i43532-nasrullah_umumkan_kemenangan_bersejarah_untuk_lebanon_dan_kawasan
Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah dalam pidato merayakan pembersihan wilayah-wilayah timur Lebanon dari pendudukan kelompok takfiri Daesh menyatakan, "Hari ini adalah hari bersejarah untuk Lebanon dan wilayah Timur Tengah."
(last modified 2026-07-20T11:55:11+00:00 )
Aug 29, 2017 00:19 Asia/Jakarta
  • Sayid Hassan Nasrullah
    Sayid Hassan Nasrullah

Sekjen Hizbullah Lebanon, Sayid Hassan Nasrullah dalam pidato merayakan pembersihan wilayah-wilayah timur Lebanon dari pendudukan kelompok takfiri Daesh menyatakan, "Hari ini adalah hari bersejarah untuk Lebanon dan wilayah Timur Tengah."

Televisi al-Mayadeen melaporkan, Sayid Nasrullah pada Senin malam (28/8/2017) menjelaskan operasi kolektif pasukan muqawama dan militer Lebanon dalam menumpas kelompok teroris Takfiri di Lebanon Timur dan mengatakan, "Dengan pelaksanaan operasi ini, wilayah-wilayah tersebut telah sepenuhnya dibebaskan dari kehadiran para teroris dan ini adalah sebuah kemenangan besar bagi bangsa Lebanon dan kawasan."

Menyinggung penerimaan Daesh terhadap seluruh persyaratan kelompok muqawama, Sekjen Hizbullah Lebanon mengatakan, jumlah teroris yang harus meninggalkan wilayah Jaroud, Lebanon, menuju wilayah Boukamal, Suriah, mencapai 670 orang.

"Agar dapat keluar dari Lebanon, para teroris harus menyerahkan jenazah tiga syuhada kami dan seorang tawanan muqawama," tegasnya.

Ditegaskan Sayid Nasrullah bahwa sejumlah pihak sedang berusaha merusak kemenangan muqawama dengan bersikeras bahwa teroris harus dimusnahkan serta menyoal perundingan dengan Daesh.

Menurut Nasrullah, Hizbullah tidak memberikan upeti kepada siapapun untuk berunding dengan para teroris Daesh dan mereka yang menuding Hizbullah telah memberikan tebusan adalah musuh kemajuan dan stabilitas Lebanon.

Berdasarkan laporan sumber-sumber Lebanon, bus terakhir yang mengangkut anasir teroris Daesh, Senin petang (28/8/2017) meninggalkan dataran tinggi Ras Baalbek Lebanon.

Menyusul semakin ketatnya blokade oleh para pejuang Hizbullah dan militer Lebanon, kelompok teroris Daesh akhirnya pada Ahad (27/8/2017), menyetujui gencatan senjata dan perundingan.(MZ)