Israel Ancam Lebanon dengan Sebuah Serangan Besar
-
Menteri Peperangan Israel Avigdor Lieberman
Menteri Peperangan Israel Avigdor Lieberman mengancam Lebanon dengan sebuah serangan besar.
Ia menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan Sekjen PBB Antonio Guterres di Tel Aviv, Senin (28/8/2017) seperti dilansir Sputniknews.
Lieberman mengatakan, pemerintah Lebanon bertanggung jawab atas menguatnya Hizbullah dan penempatan pasukan mereka di Lebanon Selatan.
"Rezim Zionis tidak bisa berdiam diri di hadapan kemampuan persenjataan Hizbullah. Untuk itu, kami meminta pasukan penjaga perdamaian PBB (UNIFIL) untuk membantu Tel Aviv dalam masalah ini," tambahnya.
"Tel Aviv akan merespon dengan sangat kuat jika rudal dan roket Hizbullah benar-benar ditembakkan ke arah Israel. Kami akan memulai sebuah serangan besar ke Lebanon," tegas Lieberman.
Sebelum ini, anggota Dewan Pusat Hizbullah Syeikh Nabil Qaouk mengatakan, Hizbullah saat ini berada di puncak kemampuan militernya.
"Rezim Zionis menyadari hal ini dan mereka tahu rudal-rudal Hizbullah mampu menjangkau seluruh bandara dan daerah di Israel," tegasnya.
Sekjen PBB berkunjung ke tanah pendudukan untuk melakukan pembicaraan dengan pejabat Otorita Ramallah Palestina dan Israel tentang proses perdamaian. (RM)