Al-Zoabi Tekankan Penghormatan terhadap Kedaulatan Nasional Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i4363-al_zoabi_tekankan_penghormatan_terhadap_kedaulatan_nasional_suriah
Menteri Informasi Suriah menekankan pentingnya untuk menghormati kedaulatan nasional dan tuntutan rakyat Suriah untuk menentukan masa depan negara mereka
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Mar 20, 2016 12:49 Asia/Jakarta
  • Al-Zoabi Tekankan Penghormatan terhadap Kedaulatan Nasional Suriah

Menteri Informasi Suriah menekankan pentingnya untuk menghormati kedaulatan nasional dan tuntutan rakyat Suriah untuk menentukan masa depan negara mereka

Omran al-Zoabi menegaskan hal itu dalam wawancaranya dengan televisi Suriah, Sabtu (19/3/2016) malam.

"Kedualatan nasional dan tuntutan rakyat Suriah harus dihormati dalam setiap solusi politik. Sebab, setiap keputusan yang menentukan namun tidak berdasarkan pada tuntutan rakyat Suriah dan bahkan merugikan integritas teritorial negara ini maka keputusan itu adalah ilegal dan tidak dapat diterima," kata al-Zoabi.

Ia juga menegaskan pentingnya untuk mengakhiri perang di Suriah. Menurutnya, pemerintah Damaskus akan menindaklanjuti penghentian perang melalui perlawanan terhadap terorisme dan peningkatan rekonsiliasi nasional.

Menteri Informasi Suriah lebih lanjut menyinggung upaya negaranya untuk mencapai kesuksesan dalam perundingan damai di Jenewa.

"Bersembunyi di balik slogan-slogan dan upaya untuk memaksakan prasyarat dalam perundingan Jenewa tidak dapat diterima. Jika para oposisi yang tinggal di Riyadh berniat untuk melakukan manuver dan menggagalkan negosiasi, maka mereka harus menerima tanggung jawab atas tindakan tersebut," ujarnya.

Di bagian lain wawancaranya, al-Zoabi menyinggung pembentukan wilayah otonomi di utara Suriah.

"Hal ini tidak memiliki pembenaran dalam undang-undang nasional Suriah dan masyarakat internasional, bahkan upaya tersebut bertentangan dengan hukum internasional," jelasnya.

Ia menegaskan, warga Kurdi adalah bagian dari struktur sosial dan nasional Suriah dan pandangan ini berasal dari identitas dan persatuan nasional. (RA)