Parlemen Lebanon: Separatisme Timteng, Plot Israel !
-
Bendera Lebanon
Ketua fraksi pendukung muqawama di parlemen Lebanon menyerukan kewaspadaan semua pihak di kawasan, terutama di negaranya terhadap plot separatisme yang digulirkan rezim Zionis di Timur Tengah.
Kantor berita Mehr melaporkan, Muhammad Raad dalam statemen yang disampaikan di sidang parlemen Lebanon hari Rabu (4/10/2017) mengingatkan potensi ancaman petualangan baru Israel terhadap negaranya.
"[Meski demikian] sebagaimana plot rezim Zionis sebelumnya di tahun 2006 yang gagal, skenario baru Israel untuk memecah belah kawasan juga akan gagal," ujar Muhammad Raad.
Sementara itu, Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon, Ali Damush menjelaskan peran kerja sama muqawama dan militer Lebanon dalam menjaga keamanan negara Arab ini.
"Berkat kerja sama antara muqawama dan militer serta institusi keamanan Lebanon dalam operasi menumpas teroris, Lebanon saat ini menjadi salah satu negara paling aman dan stabil di antara negara-negara kawasan," ujar Ali Damush.
"Kelompok teroris yang gagal di kawasan, terutama di Lebanon berupaya menebus kekalahannya dengan merancang skenario serangan teroris terhadap warga Lebanon," tegasnya.
Menurut wakil ketua dewan eksekutif Hizbullah Lebanon mengungkapkan bahwa seluruh skenario AS, Zionis dan Arab terhadap muqawama dan ancaman sanksi terhadap Lebanon selama ini hanya membuahkan kegagalan proyek mereka di kawasan, terutama di Lebanon, Suriah dan Irak.(PH)