Sekjen Ansarullah Serukan Rakyat Yaman untuk Mewaspadai Fitnah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i47595-sekjen_ansarullah_serukan_rakyat_yaman_untuk_mewaspadai_fitnah
Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah meminta rakyat dan suku-suku di negara ini untuk waspada terhadap segala bentuk fitnah dan juga fokus dalam menghadapi pasukan agresor.
(last modified 2026-04-12T10:02:39+00:00 )
Des 02, 2017 13:41 Asia/Jakarta
  • Abdul Malik Badruddin al-Houthi, Sekjen Ansarullah Yaman.
    Abdul Malik Badruddin al-Houthi, Sekjen Ansarullah Yaman.

Sekretaris Jenderal Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah meminta rakyat dan suku-suku di negara ini untuk waspada terhadap segala bentuk fitnah dan juga fokus dalam menghadapi pasukan agresor.

Abdul Malik Badruddin al-Houthi memperingatkan hal itu dalam pidatonya pada Sabtu (2/12/2017). Ia juga mengkritik perilaku Partai Kongres Nasional Yaman terhadap Ansarullah.

"Perilaku Kongres Nasional mencurigakan dan kongres ini harus menghentikan perilaku tidak bertanggung jawab itu," ujarnya.

Badruddin al-Houthi meminta rakyat dan para tokoh Yaman untuk berperan aktif dalam menyelesaikan krisis yang muncul di Sanaa.

"Setiap perselisihan antara Ansarullah dan Partai Kongres Nasional Yaman bisa diselesaikan dan milisi penghasut harus dilawan. Jika ada kesalahan, kami akan bertanggung jawab atasnya, dan kami berharap Partai Kongres Nasional juga berperilaku seperti ini," tegasnya.

Sekjen Gerakan Ansarullah Yaman lebih lanjut menuturkan, hari ini semua markas Partai Kongres Nasional dan rumah-rumah para pejabat partai ini dalam kondisi sepenuhnya aman.

Abdul Malik Badruddin al-Houthi (kiri) dan Ali Abdullah Saleh.

Menyusul ledakan bom di selatan Sanaa, Partai Kongres Nasional Yaman yang dipimpin Ali Abdullah Saleh menuding Ansarullah sebagai pihak yang harus bertanggung jawab atas ledakan dan bentrokan di Sanaa. Bentrokan ini menewaskan 24 orang dan melukai beberapa lainnya.

Sekjen Gerakan Ansarullah membantah klaim dan tuduhan terkait dengan serangan di Sanaa, ibukota Yaman dan meminta Ali Abdullah Saleh untuk berinteraksi positif guna menghentikan fitnah tersebut.

Pada 13 September 2017, Abdul Malik Badruddin al-Houthi dan Ali Abdullah Saleh sepakat untuk bersatu dalam menghadapi pasukan agresor Arab Saudi. (RA)