Imam Jumat Najaf: Saudi tak Bisa Rusak Persatuan Irak
-
Sayid Sadr Al Din Al Qabbanji
Imam Jumat kota Najaf mengatakan, rezim Al Saud sangat lemah dan tidak punya kemampuan untuk merusak persatuan rakyat Irak.
IRNA (29/12) melaporkan, Sayid Sadr Al Din Al Qabbanji dalam khutbah Jumatnya di kota Najaf menyinggung konspirasi rezim Al Saud terhadap Irak.
Ia menuturkan, kebijakan pemulihan hubungan Saudi dengan Irak yang dilandasi politik interventif Riyadh atas urusan dalam negeri negara-negara kawasan seperti Yaman, Irak dan Suriah, tidak akan berhasil.
Al Qabbanji menambahkan, Saudi tidak lain adalah negara yang mendukung Daesh, pemisahan diri wilayah Kurdistan dan terorisme di Irak, tapi gagal dan sekarang dengan kedok baru ingin kembali masuk Irak, namun tidak akan bisa.
Khatib Jumat Najaf juga menyinggung upaya musuh Irak memprovokasi warga untuk tidak ikut serta dalam pemilu tahun depan. Ia menghimbau rakyat Irak untuk datang ke tempat-tempat pemungutan suara sehingga bisa mengukir kemenangan politik kembali.
Di bagian lain khutbahnya, Al Qabbanji mengomentari krisis di wilayah Kurdistan dan tuntutan masyarakat wilayah itu untuk mengubah struktur pemerintahan.
"Hak warga Kurdi akan terjamin di dalam sistem pemerintahan federal dan konstitusi Irak, bukan dengan jalan pemisahan diri," pungkasnya. (HS)