Israel Resmi Keluar dari UNESCO
-
Audrey Azoulay
Dirjen Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB, UNESCO hari Jumat (29/12) menerima permohonan resmi rezim Zionis Israel untuk keluar dari organisasi internasional itu.
IRIB (30/12) melaporkan, Audrey Azoulay, Dirjen UNESCO mengumumkan, keputusan keluarnya Israel dari keanggotaan UNESCO akan efektif mulai 31 Desember 2018.
Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri Israel 12 Oktober 2017 lalu, beberapa jam setelah pengumuman keluarnya Amerika Serikat dari UNESCO, menegaskan bahwa Israel juga sudah bersiap untuk keluar dari organisasi itu.
Kementerian Luar Negeri Amerika pada 12 Oktober 2017 dengan dalih bahwa UNESCO memusuhi Israel, memutuskan untuk keluar dari organisasi itu dan keputusan Washington itu mulai diberlakukan 31 Desember 2017.
Amerika terlebih dahulu memutus bantuan dana untuk UNESCO pada tahun 2011 setelah Palestina diterima sebagai anggota organisasi PBB ini.
Netanyahu menyebut keputusan Amerika keluar dari UNESCO sebagai keputusan yang berani.
UNESCO, Selasa (4/7) dalam sebuah resolusi membantah hak kepemilikan Israel atas kota Baitul Maqdis.
Kota Baitul Maqdis sejak tahun 1967 berada di bawah pendudukan rezim Zionis Israel.
Pada tanggal 2 Mei 2017 UNESCO juga mengesahkan sebuah resolusi yang mengecam pelanggaran aturan internasional di Baitul Maqdis dan Jalur Gaza oleh Israel dan menyebut rezim itu sebagai pasukan penjajah. (HS)