Kelompok Teroris Cegah Warga Sipil Keluar dari Ghouta Timur
-
Suriah.
Meskipun jalur evakuasi warga sipil dari Ghouta Timur telah ditentukan, namun kelompok-kelompok teroris di kawasan ini menyerang jalur tersebut untuk menegah keluarnya warga sipil dari Ghouta Timur. Serangan seperti ini telah terjadi selama tiga hari berturut-turut.
Menurut laporan IRNA, Kamis (1/3/2018), kelompok-kelompok teroris dukungan Barat menilai nasib mereka di Ghouta Timur bergantung pada kehadiran warga sipil di wilayah ini, oleh karena itu mereka berusaha mencegah keluarnyas warga sipil dan bahkan menjadikan masyarakat sebagai perisai manusia.
Unit-unit bantuan kemanusiaan yang terdiri dari ambulance dan bus telah lama ditempatkan di jalur evakuasi untuk memindahkan warga sipil ke tempat-tempat yang aman, namun para teroris menarget warga yang berusaha meninggalkan Ghouta Timur.

Ghouta Timur terletak di pinggiran timur Damaskus, ibukota Damaskus. Sejak meletusnya krisis Suriah, wilayah ini diduduki oleh kelompk-kelompok teroris seperti Front al-Nusra dan afiliasinya.
Pada bulan Februari 2018, kelompok-kelompok teroris telah menembakkan lebih dari 1000 mortir ke berbagai daerah di Damaskus dan sekitarnya. Serangan ini telah menewaskan 70 orang dan melukai 400 lainnya. (RA)