Serangan Udara Israel ke berbagai Wilayah di Lebanon Selatan semakin Intensif
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i189984-serangan_udara_israel_ke_berbagai_wilayah_di_lebanon_selatan_semakin_intensif
Pars Today - Sumber-sumber lapangan melaporkan kelanjutan serangan udara Israel ke wilayah-wilayah pemukiman di Lebanon selatan.
(last modified 2026-05-15T08:30:03+00:00 )
May 15, 2026 15:26 Asia/Jakarta
  • Lebanon
    Lebanon

Pars Today - Sumber-sumber lapangan melaporkan kelanjutan serangan udara Israel ke wilayah-wilayah pemukiman di Lebanon selatan.

Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, pesawat tempur rezim Zionis pada Kamis (14/5/2026)  malam menargetkan wilayah Dibbin, Maifadoun, dan Nabatiyeh al-Ulya di Lebanon selatan. Dalam serangan lain, drone Israel juga menargetkan sebuah apartemen pemukiman di wilayah Al-Haush di kota Tyre.

 

Sementara itu, pesawat tempur rezim Zionis melakukan beberapa serangan ke wilayah Nabatiyeh al-Ulya di Lebanon selatan. Wilayah lain yang menjadi sasaran serangan udara Israel dalam beberapa jam terakhir adalah wilayah Dibaal di distrik Tyre. Sejauh ini, belum ada laporan tentang kemungkinan korban dari serangan-serangan ini.

 

Meskipun ada kesepakatan gencatan senjata yang mulai berlaku pada 17 April dan kemudian diperpanjang hingga pertengahan Mei, rezim Zionis tetap melanjutkan serangan hariannya di Lebanon dan baku tembak dengan Hizbullah.

 

Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan: "Dalam serangan dan agresi Israel ke selatan negara itu setelah gencatan senjata, 2.896 orang telah gugur dan 8.824 lainnya terluka."

 

Di sisi lain, Hizbullah Lebanon pada Jumat (15/5/2026) dini hari mengumumkan bahwa sebagai respons terhadap kejahatan Zionis, mereka telah menargetkan pasukan dan peralatan tentara Israel di wilayah perbatasan Lebanon selatan dengan rudal dan tembakan artileri dalam beberapa operasi terpisah. Perlawanan Islam Lebanon mengumumkan: "Satu unit tentara Israel di dekat titik yang baru didirikan di Al-Bayada menjadi sasaran roket dan tembakan artileri." (MF)