Sindiran Ghalibaf terhadap Rekor Suku Bunga Obligasi AS
-
Mohammad Bagher Ghalibaf, ketua Parlemen Iran
Pars Today - Ketua Parlemen Iran, saat menananggapi rekor suku bunga obligasi AS, menulis: "Pendanaan yang sangat besar untuk seorang pembawa acara TV yang gagal dalam peran sebagai menteri perang, meninggalkan jejak krisis finansial dan tidak lebih."
Menurut laporan Pars Today yang mengutip IRNA, "Mohammad Bagher Ghalibaf," Ketua Parlemen Iran, di media sosial X, merujuk pada berita peningkatan belum pernah terjadi sebelumnya dalam suku bunga obligasi AS, menulis: "Anda mendanai Hegseth, pembawa acara TV yang gagal, dengan suku bunga yang belum pernah terjadi sejak tahun 2007, sehingga ia dapat berperan sebagai menteri perang di 'halaman belakang' kami di Selat Hormuz."
Ghalibaf selanjutnya menegaskan: "Tahukah Anda apa yang lebih gila daripada utang 39 triliun dolar? Bahwa untuk membiayai permainan perang ini, Anda membayar suku bunga setinggi era sebelum krisis keuangan global tahun 2008, dan pada akhirnya yang Anda dapatkan hanyalah krisis keuangan global baru."
Dalam beberapa hari terakhir, imbal hasil obligasi AS bertenor 30 tahun telah melampaui 5 persen, tingkat yang belum pernah terjadi sejak tahun 2007, yaitu tahun sebelum krisis keuangan global.
Kenaikan suku bunga obligasi berarti meningkatnya ekspektasi inflasi, kenaikan suku bunga acuan, dan melonjaknya biaya pinjaman, yang pada akhirnya menyebabkan beban pembiayaan perang dengan Iran menekan rakyat Amerika. Perang yang dimulai dengan tujuan menaklukkan Iran kini mulai membebani ekonomi Amerika Serikat. (MF)