Teroris halangi Warga Suriah Keluar dari Ghouta Timur
-
warga di Ghouta Timur
Pusat Perdamaian Rusia di Suriah menyatakan, para teroris menembaki jalur-jalur kemanusiaan di Ghouta Timur guna mencegah keluarnya warga dari wilayah tersebut.
Lembaga tersebut menambahkan, sebelumnya pemerintah Suriah telah menetapkan jalur baru di selatan Ghouta Timur sebagai jalur aman bagi keluarnya warga sipil dari wilayah yang diduduki para teroris.
Dalam rangka membantu warga di Ghouta Timur, pemerintah Suriah pada hari Kamis (08/3/2018) membuka jalur baru di Jizerin dan al-Maliha, untuk akses keluar warga sipil dari cengkeraman dan blokade para teroris di Ghouta Timur.
Ghouta Timur, daerah yang terkepung di pinggiran kota Damaskus dengan populasi sekitar 400.000 orang, telah menyaksikan kekerasan berdarah selama beberapa pekan terakhir, setelah para teroris Takfiri meluncurkan serangan mortir ke ibu kota Suriah dalam mereaksi kekalahan mereka.
Dewan Keamanan PBB pada 24 Februari mengadopsi sebuah resolusi untuk melaksanakan gencatan senjata selama 30 hari di Suriah guna memberikan akses kemanusiaan ke wilayah-wilayah yang terkepung di negara tersebut, khususnya di Ghouta Timur. Atas desakan dari Rusia, resolusi tersebut menetapkan bahwa gencatan senjata tidak akan meliputi operasi militer terhadap kelompok teroris al-Qaeda, Front al-Nusra, Daesh dan kelompok-kelompok lain yang telah diakui PBB sebagai kelompok teroris.(MZ)