Ribuan Warga Sipil Tinggalkan Ghouta sejak Gencatan Senjata
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i53511-ribuan_warga_sipil_tinggalkan_ghouta_sejak_gencatan_senjata
Kepala Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi Suriah, Yuri Yevtushenko mengatakan, lebih dari 17.000 orang telah meninggalkan Ghouta Timur sejak gencatan senjata dimulai.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 17, 2018 13:23 Asia/Jakarta
  • Proses evakuasi warga sipil dari Ghouta Timur terus berlangsung sejak penerapan gencatan senjata.
    Proses evakuasi warga sipil dari Ghouta Timur terus berlangsung sejak penerapan gencatan senjata.

Kepala Pusat Rusia untuk Rekonsiliasi Suriah, Yuri Yevtushenko mengatakan, lebih dari 17.000 orang telah meninggalkan Ghouta Timur sejak gencatan senjata dimulai.

Mehrnews mengutip RT Arabic melaporkan, pasukan Suriah telah menguasai sekitar 70 persen dari wilayah Ghouta Timur setelah dua pekan bertempur menumpas teroris.

Yevtushenko dalam sebuah pernyataan hari Jumat (16/3/2018) menuturkan, warga sipil diavekuasi dari Ghouta Timur melalui koridor aman Hmuriya, Sabqa dan Khaza.

"Selama 24 jam terakhir, lebih dari 5.000 orang telah meninggalkan Gouta Timur menuju Damaskus melalui koridor tersebut," tambahnya.

Dia mencatat bahwa kelompok bersenjata berusaha mencegah warga sipil meninggalkan daerah itu.

"Beberapa sniper menembaki warga saat mereka meninggalkan Hmuriya, dan berkat penanganan yang cepat, pintu keluar tetap terbuka untuk warga sipil," tegas Yevtushenko.

Setelah situasi di Ghouta Timur membaik, kelompok bersenjata kembali menembakkan mortir ke daerah pemukiman penduduk di Damaskus dan wilayah sekitar.

Militer Suriah berniat membersihkan Ghouta Timur dari keberadaan teroris dan melindungi warga sipil, namun Amerika Serikat dan sekutunya mencegah kekalahan teroris di wilayah tersebut. (RM/PH)