Doha Hanya akan Berunding jika Agendanya Jelas dan Tanpa Pra-Syarat
-
Emir Qatar
Syeikh Tamim bin Hamad Al Thani, Emir Qatar pada Ahad (3/6/2018) dalam sebuah surat kepada Syeikh Sabah Ahmad al-Jaber Al Sabah, Emir Kuwait, menyampaikan keinginan Doha untuk menyelesaikan perselisihan dengan Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Mesir, namun Doha hanya bersedia melakukan perundingan transparan tanpa pra-syarat.
IRNA melaporkan, Emir Qatar dalam surat itu menegaskan bahwa Doha hanya akan hadir dalam perundingan yang agendanya tercantum dengan jelas dan transparan serta tidak akan menerima pra-syarat.
Surat Emirat Qatar untuk sejawatnya dari Kuwait itu dilayangkan beberapa pekan setelah Emir Kuwait dalam dalam surat kepada para pemimpin Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab dan Bahrain, menginginkan penyelesaian perselisihan yang terjadi di dalam Dewan Kerjasama Teluk Persia (PGCC).
Arab Saudi dan sekutunya (Mesir, Uni Emirat Arab dan Bahrain) pada 5 Juni 2017, memutus hubungan diplomatik dengan Qatar dan memberlakukan sanksi serta menutup seluruh perbatasan udara, darat dan laut mereka untuk Qatar.(MZ)