Qatar Protes Kebijakan Saudi terkait Ibadah Haji Warganya
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i58176-qatar_protes_kebijakan_saudi_terkait_ibadah_haji_warganya
Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar mengkritik sabotase Arab Saudi dalam pelaksanaan ibadah haji bagi warga Qatar.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 06, 2018 12:32 Asia/Jakarta
  • Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar
    Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar

Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar mengkritik sabotase Arab Saudi dalam pelaksanaan ibadah haji bagi warga Qatar.

Seperti dilansir ISNA, Kementerian Haji Arab Saudi dalam pernyataan pada hari Selasa (5/6/2018) mengumumkan bahwa warga Qatar yang bisa beribadah haji tahun ini adalah mereka yang berada di luar dan harus memasuki Saudi hanya melalui bandara udara internasional King Khalid.

 

Dalam sebuah pernyataan, Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar menanggapi pernyataan itu. Menurut kementerian ini, tidak ada hal yang baru dalam pernyataan Kementerian Haji Arab Saudi yang mendorong kondisi ke arah penyelesaian atas hambatan yang ada sejak 5 Juni 2017. 

 

Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar lebih lanjut menyinggung kelanjutan hambatan dan tindakan sewenang-wenang Arab Saudi terhadap warga Qatar.

 

"Pelaksanaan ibadah haji melalui jalur darat juga sepenuhnya ditutup. Perjalanan langsung dari kota Doha ke kota Jeddah juga diinginkan, namun tidak mudah," kata penyataan itu.

 

Kementerian Wakaf dan Urusan Islam Qatar menuntut Riyadh untuk memisahkan masalah agama dari ketegangan politik.

 

Beberapa bulan lalu, sejumlah warga Qatar berangkat dari Kuwait menuju bandara Jeddah untuk melaksanakan umrah dengan tetap mentaati syarat yang telah ditentukan, namun pemerintah Arab Saudi memulangkan mereka melalui bandara King Khalid.

 

Sejak tanggal 5 Juni2017, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Bahrain dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar karena pemerintah Doha tidak sejalan dengan kebijakan Riyadh. Negara-negara itu juga menuduh Qatar mendukung terorisme dan memblokade negara ini dari darat, laut dan udara. (RA)