PM Irak Serukan Pengurangan Penasehat Militer AS
-
Perdana Menteri Irak, Haider Al Abadi
Perdana Menteri Irak, Haider Al Abadi dalam pertemuan dengan delegasi Kongres AS hari Selasa (3/7) menyerukan pengurangan jumlah penasehat militer AS di negaranya.
Sumarianews melaporkan, kantor perdana menteri Irak dalam statemen yang disampaikan hari Selasa menjelaskan pertemuan antara perdana menteri Irak dengan delegasi Kongres AS untuk membahas pengurangan jumlah penasehat militer AS di Irak, dan dukungan Washington terhadap Baghdad di berbagai bidang.
Sementara itu, koalisi Negara Hukum yang dipimpin Wakil Presiden Irak, Nouri Al Maliki mengeluarkan statemen yang menyinggung pengakuan mantan duta besar AS di Baghdad mengenai intervensi negaranya dalam urusan domestik Irak, dan perannya dalam pendudukan kota-kota Irak.
Mantan Duta Besar AS di Irak, Christopher R. Hill dalam tulisannya mengakui bahwa salah satu misinya di Baghdad untuk menggulingkan Nouri Al Maliki dari jabatan perdana menteri Irak dengan dukungan orang-orang Irak.
Pasukan AS ditarik keluar dari Irak tahun 2011, tapi kembali masuk kembali ke negara ini tahun 2014 dengan dalih menumpas kelompok teroris Daesh. Hingga kini sekitar 5.000 orang tentara AS berada di Irak.(PH)