Anggota Parlemen Inggris: Starmer Berbohong Soal Perang Iran
-
Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris
Pars Today - Seorang anggota parlemen Inggris mengakui bahwa Perdana Menteri Inggris berbohong kepada publik tentang perang Iran.
Keir Starmer, Perdana Menteri Inggris awalnya menolak memberikan akses kepada pasukan Amerika ke pangkalan Inggris untuk serangan terhadap Iran, tetapi kemudian mengklaim bahwa ia hanya mengizinkan Amerika untuk menggunakan pangkalan tersebut untuk “operasi pertahanan terbatas”.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip ISNA, seorang anggota parlemen Inggris dalam sebuah pesan di media sosial menuduh Perdana Menteri Inggris berbohong tentang perang Iran.
Zara Sultana, anggota Parlemen Inggris menulis, “Pesawat pengebom B-1 Amerika mendarat di tanah Inggris sebelum terbang untuk membom Iran, tetapi Starmer berbohong kepada publik dengan mengklaim bahwa Inggris tidak terlibat dalam perang ini.”
Ia menambahkan, “Pesawat-pesawat ini menjatuhkan bom seberat 2000 pon di sekolah, rumah sakit, dan rumah-rumah di Iran.”
Sultana menulis, “Jika perang ilegal ini dimulai dari pangkalan kita, maka Inggris terlibat langsung di dalamnya. 70 persen rakyat Inggris menentang serangan ini.”
Anggota parlemen Inggris ini menekankan, “Starmer harus berani. Hentikan pendaratan pesawat pengebom dan keluarkan pasukan Amerika dari pangkalan Inggris.”(sl)