Qatar: Arab Saudi masih Mempolitisasi Ibadah Haji
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i67699-qatar_arab_saudi_masih_mempolitisasi_ibadah_haji
Ketua Komite Hak Asasi Manusia Nasional Qatar (NHRC), Ali bin Smaikh al-Marri mengatakan, Arab Saudi masih mempolitisasi ibadah haji dan negara itu memanfaatkan haji sebagai instrumen politik.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Feb 20, 2019 18:17 Asia/Jakarta
  • Ali bin Smaikh al-Marri selama pertemuan dengan Jan Figel di Brussels, Belgia.
    Ali bin Smaikh al-Marri selama pertemuan dengan Jan Figel di Brussels, Belgia.

Ketua Komite Hak Asasi Manusia Nasional Qatar (NHRC), Ali bin Smaikh al-Marri mengatakan, Arab Saudi masih mempolitisasi ibadah haji dan negara itu memanfaatkan haji sebagai instrumen politik.

Dia menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan Utusan Khusus untuk Promosi Kebebasan Beragama di luar Uni Eropa, Jan Figel di Brussels, seperti dikutip IRNA, Rabu (20/2/2019).

"Tidak ada tanda-tanda positif atau harapan yang mencerminkan kesediaan Saudi untuk menghentikan pelanggaran mereka dan mengakhiri hambatan. Penduduk Qatar sudah tiga tahun berturut-turut tidak bisa melakukan ritual keagamaan (haji dan umrah)," ujar Ali al-Marri.

Dia menegaskan bahwa NHRC Qatar akan segera mengambil tindakan hukum di PBB dan lembaga-lembaga internasional mengenai pelanggaran Arab Saudi dan politisasi ibadah haji.

"Parlemen Eropa dan negara-negara Uni Eropa harus memikul tanggung jawab moral dan berbicara kepada otoritas Saudi mengenai pelanggaran yang dilakukan dalam mencegah jemaah menjalankan ritual keagamaan," seru Ali al-Marri.

Pada Juni 2018, NHRC Qatar melalui sebuah surat, meminta PBB untuk membatalkan pembatasan yang diberlakukan Arab Saudi terhadap calon jemaah haji dan umrah dari Qatar. (RM)