Qatar: Pidato Netanyahu Pelanggaran Nyata terhadap Hak Bangsa Palestina
-
Netanyahu
Departemen Luar Negeri Qatar saat merespon pidato Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu terkait aneksasi sejumlah wilayah Tepi Barat Sungai Jordan ke Israel menyatakan, statemen ini pelanggaran nyata terhadap hak bangsa Palestina.
Benjamin Netanyahu Sabtu (6/4) mengatakan, jika dirinya menang di pemilu parlemen hari Selasa (9/4), maka sejumlah distrik yang dibangun di Tepi Barat akan dimasukkan ke wilayah pendudukan.
Menurut laporan IRNA hari Selasa, Deplu Qatar di akun twitternya menilai pidato Netnayahu bertentangan dengan resolusi internasional dan meminta masyarakat internasional mengingatkan tanggung jawab rezim ini kepada petinggi Tel Aviv dan mencegah pembangunan distrik Zionis di bumi Palestina pendudukan.
Deplu Qatar juga menekankan sikap permanennya terkait Palestina dan hak rakyat tertindas ini, pembentukan negara independen Palestina berdasarkan perbatasan tahun 1967 dengan ibukota Quds.
Sebanyak 400 ribu pemukim Zinos hidup di Tepi Barat dan 200 ribu di Quds timur yang menurut hukum internasional mereka ilegal menempati wilayah tersebut. resolusi 1234 Dewan Keamanan yang diratifikasi 23 Desember 2016 menekankan bahwa Israel harus segera mengakhiri proyek pemukiman Zionisnya di bumi Palestina pendudukan. (MF)