Pemuda 18 Tahun Saudi Terancam Hukuman Mati
-
Foto Murtaja al-Qureiris (kiri) dan Mohammed bin Salman (kanan).
Arab Saudi sedang mencoba mengeksekusi seorang anak berusia 18 tahun atas tuduhan "keanggotaannya di organisasi teroris."
Seperti dilaporkan televisi al-Alam, Sabtu (8/6/2019), sekelompok pengacara menyampaikan kekhawatiran atas putusan eksekusi mati yang bakal dikeluarkan oleh pengadilan Saudi terhadap pemuda dari kota Qatif tersebut.
Murtaja al-Qureiris ditangkap pada usia 14 tahun dengan alasan yang tidak berdasar. Sejak ditahan ia dikenal sebagai tahanan politik termuda di Arab Saudi.
Pengadilan Saudi mengatakan Murtaja al-Qureiris ikut menghadiri upacara pemakaman kakaknya, Ali al-Qureiris yang ditembak mati oleh pasukan keamanan Saudi pada 2011 lalu.
Lembaga-lembaga HAM internasional sejak dulu menyuarakan kekhawatiran mereka terkait kondisi penahanan Murtaja al-Qureiris dan penyiksaan berat yang ia terima di sel isolasi.
Sejak Putra Mahkota Mohammed bin Salman berkuasa, ratusan aktivis, ulama, dosen dan pengamat ekonomi Saudi ditangkap dan dijebloskan ke penjara. (RM)