Pezeshkian: Pengikut Mazhab Syiah Tak Bisa Dipaksa Menyerah
-
Presiden Iran Masoud Pezeshkian
Pars Today - Presiden Republik Islam Iran menegaskan bahwa pengikut mazhab Syiah tidak dapat dipaksa untuk menyerah, bahkan dengan kekerasan sekalipun.
Dilansir Pars Today, 6 Mei 2026, Masoud Pezeshkian, merujuk pada percakapan teleponnya dengan Perdana Menteri Irak, menulis di akun media sosial X-nya, "Kami orang-orang Muslim telah menyerah kepada Tuhan Yang Mahakuasa. Tidak ada seorang pun yang dapat membuat kami menyerah."
Pezeshkian menambahkan, "Dalam percakapan telepon dengan PM Irak, saya tekankan: sarankan kepada pejabat Amerika untuk menyingkirkan ancaman militer dari kawasan kami. Karena pengikut mazhab Syiah tidak dapat dipaksa untuk menyerah, bahkan dengan kekerasan sekalipun."
Pezeshkian kembali mengirim pesan tajam ke Washington lewat jalur Baghdad. Intinya: ancaman militer tidak akan pernah berhasil membungkam para pengikut Ahlulbait. Hanya Tuhan yang berhak membuat mereka tunduk, bukan meriam dan kapal induk. Bagi Iran, keyakinan bukanlah alat tawar-menawar dan pernyataan ini mempertegas bahwa tekanan hanya akan memperkuat perlawanan.(Sail)