Menlu Kuba Peringatkan AS: "Aksi Jahat" Hanya Akan Bawa Bencana Kemanusiaan
-
Eduardo Rodriguez Parrilla, Menteri Luar Negeri Kuba
Pars Today - Menteri Luar Negeri Kuba memperingatkan bahwa setiap serangan militer AS terhadap negaranya hanya akan mengakibatkan bencana kemanusiaan dan pembantaian besar-besaran.
Dilansir Pars Today, 27 Mei 2026, Eduardo Rodriguez Parrilla, dengan keras mengkritik tuduhan AS terhadap Kuba, menyerukan Washington untuk membiarkan Kuba hidup damai.
Ia menggambarkan tuduhan pejabat AS terhadap mantan Presiden Raul Castro sebagai tindakan tidak bermoral dan sewenang-wenang. Ia menambahkan bahwa langkah politik ini dirancang untuk menyesatkan opini publik, menyebutnya sebagai "petualangan jahat" untuk mendirikan rezim baru.
Rodriguez Parrilla juga menekankan sikap ramah Kuba terhadap warga AS serta kesiapan Havana untuk terlibat dalam dialog dan menyelesaikan masalah bersama tanpa campur tangan dalam urusan internal.
Havana mengirim pesan yang jelas: setiap agresi militer akan dibalas dengan penderitaan massal dan dunia harus memegang pertanggungjawaban Washington. Ini adalah peringatan bahwa mereka akan melawan, dan konsekuensinya tidak akan berhenti di garis pantai Kuba.
Mereka menyebutnya "petualangan jahat", dan mengingatkan bahwa yang akan mati bukan tentara, tetapi manusia biasa. Selama puluhan tahun, Kuba bertahan tanpa menyerah. Peringatan ini bukan isapan jempol belaka, tapi vonis bahwa medan perang berikutnya akan berlumuran darah, bukan hanya kehormatan.(Sail)