Rudal Grad dan Zilzal-1 Militer Yaman Hujani Tentara Bayaran Saudi
-
Rudal ZIlzal-1
Militer bersama pasukan relawan rakyat Yaman Sabtu malam (22/06) menembakkan dua rudal Zilzal-1 dan Grad ke posisi pasukan Sudan yang berafiliasi dengan Koalisi Arab Saudi di utara gurun Midi di Provinsi Hajjah, barat laut Yaman.
Televisi al-Masirah Yaman melaporkan, selama serangan rudal ini, puluhan tentara bayaran Saudi dari Sudan tewas dan terluka.
Militer dan pasukan relawan rakyat Yaman Sabtu malam juga menembakkan dua rudal Zilzal-1 ke posisi pasukan bayaran Saudi di dekat jalur penyeberangan Alab di Provinsi Asir, selatan Arab Saudi.
Di serangan ini, puluhan pasukan bayaran Arab Saudi dilaporkan tewas dan terluka.
Militer Sudan sejak tahun 2015 berpartisipasi dalam agresi koalisi Arab Saudi ke Yaman dengan mengirim pasukan dan peralatan perangnya.
Arab Saudi dan Uni Emirat Arab selama beberapa tahun terakhir telah membayar jutaan dolar kepada pemerintahan terguling Sudan dan Dewan Transisi Militer Sudan untuk merekrut pasukan Afrika ini.
Wakil ketua Dewan Transisi Militer Sudan, Mohamed Hamdan Dagalo baru-baru ini mengumumkan bahwa dewan ini siap berdiri di samping Arab Saudi.
Arab Saudi dengan dukungan Amerika Serikat, Uni Emirat Arab dan sejumlah negara lain, melancarkan agresi militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara Arab miskin ini dari darat, udara dan laut.
Perang yang dikobarkan Arab Saudi dan sekutunya di Yaman sampai saat ini telah menewaskan lebih dari 16 ribu orang, melukai puluhan ribu lainnya dan memaksa jutaan warga sipil mengungsi.
Agresi militer Arab Saudi ini juga membuat negara Arab miskin ini mengalami kelangkaan makanan dan obat-obatan.
Arab Saudi dan sekutunya sampai saat ini gagal meraih ambisinya di Yaman karena perlawanan heroik rakyat Yaman. (MF)