Ghalibaf: Pemakaman Syahid, Ikrar Balas Dendam
-
Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf
Pars Today - Ketua Parlemen Iran dalam sebuah pesan menulis: Pemakaman bersejarah Pemimpin Syahid Revolusi adalah deklarasi tuntutan balas darah atas pejuang tak kenal lelah ini.
Menurut laporan Pars Today yang mengutip Tasnim, Mohammad Bagher Ghalibaf, Ketua Parlemen Iran, dalam pesan ucapan terima kasihnya kepada rakyat Irak menyusul pemakaman megah jenazah Pemimpin Syahid Revolusi di negara itu, menekankan: Peristiwa ini bukan sekadar upacara perpisahan dan duka cita, melainkan sebuah deklarasi yang menegaskan perilaku dan ucapan pejuang tak kenal lelah ini serta tuntutan balas darah atas sosok yang dicintai, yang di tempat-tempat suci Ahlul Bait (as) ditandatangani oleh jutaan pelayat yang berduka.
Teks pesan tersebut adalah sebagai berikut:
"Jeritan rakyat Irak yang mulia dan terhormat, dalam pemakaman yang tak terlupakan dan tak tertandingi dari jenazah Pemimpin Syahid dan marja' agung dunia Syiah, Imam al-Mustadh'afin (pemimpin kaum tertindas), Yang Mulia Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Husaini Khamenei—yang menghabiskan usia mulianya untuk persatuan dan kehormatan umat Islam serta kebanggaan umat Islam, dan dalam membela kebenaran dan hakikat serta pembebasan kaum tertindas dunia dari dominasi imperialisme Amerika yang haus darah dan mencegah penyebaran kanker Zionisme internasional, tidak pernah mengabaikan segala upaya—bukan sekadar upacara perpisahan dan duka cita, melainkan sebuah deklarasi yang menegaskan perilaku dan ucapan pejuang tak kenal lelah ini serta tuntutan balas darah atas sosok yang dicintai, yang di tempat-tempat suci Ahlul Bait (as) ditandatangani oleh jutaan pelayat yang berduka; sebuah deklarasi yang pesan jelasnya adalah kelanjutan jalan beliau, ketakterkalahan front perlawanan, dan penegasan atas persatuan para pencinta kebebasan di dunia, baik Muslim maupun Kristen, Syiah dan Sunni, Arab, Kurdi, dan Turkmen."
"Penghormatan luar biasa Anda terhadap otoritas keagamaan dan politik, semakin menampakkan kehormatan Islam dan umat Muslim, menjadi duri di mata musuh-musuh kebebasan dan Islam, dan menunjukkan kepada semua orang bahwa tekad bangsa-bangsa tidak dapat dilemahkan dengan teror dan ancaman."
"Saya merasa berkewajiban untuk menyampaikan terima kasih yang tulus kepada para marja' agung, para ulama dan rohaniwan Syiah, Sunni, dan Kristen, tempat-tempat suci Najaf dan Karbala, para suku yang gagah berani, komunitas-komunitas religius, para pengelola perkumpulan Husaini yang ikhlas, pemerintah dan parlemen Irak yang terhormat, terutama Perdana Menteri, para gubernur, dan anggota panitia peringatan, pasukan keamanan dan militer, polisi, tentara, dan Pasukan Mobilisasi Rakyat (Hashd al-Sha'bi) yang mulia, serta seluruh rakyat Irak yang berduka dan tak kenal lelah yang telah menciptakan pemakaman epik dan peringatan abadi ini."
"Saya memohon kepada Allah Yang Maha Kuasa agar memberikan kehormatan dan ketahanan bagi negeri suci itu dan bangsa Irak yang mulia."
Mohammad Bagher Ghalibaf
Ketua Parlemen Iran