Nuklir Iran
Arab Saudi Dukung Keputusan AS soal Fordow
-
Instalasi nuklir Fordow Iran
Arab Saudi menyambut keputusan Amerika Serikat untuk mengakhiri pengecualian sanksi terkait kerja sama nuklir dengan Iran di instalasi Fordow.
IRIB melaporkan, sebuah sumber Kemenlu Arab Saudi Rabu (20/11) malam kepada Kantor Berita SPA mengatakan, Riyadh menyambut keputusan AS terkait instalasi nuklir Fordow.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo Senin (17/11) seraya mengulang tudingan tak berdasar terhadap program nuklir damai Iran menyatakan, Washington akan membatalkan pengecualian sanksi terkait kerja sama nuklir dengan Iran di instalasi Fordow.
Amerika 3 Mei lalu juga membatalkan tiga kasus pengecualian kerja sama nuklir dengan Iran termasuk relokasi uranium yang diperkaya dan air berat ke luar Iran.
Langkah ini sepenuhnya bertentangan dengan JCPOA dan resolusi 2231 Dewan Keamanan PBB.
Kerja sama nuklir damai dengan Iran merupakan salah satu dari butir kesepakatan nuklir JCPOA.
Pemerintah Amerika sejak hari pertama implementasi JCPOA (16 Januari 2016) melakukan sabotase dan mulai berusaha mengurangi konsesi ekonomi Iran dari kesepakatan nuklir.
Dengan berkuasanya Donald Trump di Amerika, sabotase ini semakin meningkat dan ia berulang kali mengancam negaranya akan keluar dari kesepakatan nuklir.
Pada akhirnya Trump Sabtu (8 Mei 2018) secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA, mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan nuklir dan memulihkan kembali sanksi ilegal nuklir terhadap Iran.
Langkah Trump tersebut menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional. (MF)