Puluhan Difabel Palestina Ikuti Lomba Maraton
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i76189-puluhan_difabel_palestina_ikuti_lomba_maraton
Puluhan difabel Palestina berpartisipasi dalam perlombaan Maraton di Jalur Gaza sebagai bentuk penegaskan dan penguatan semangat perjuangan mereka untuk tetap hidup dan berjuang melawan penjajahan rezim Zionis Israel.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Des 02, 2019 16:07 Asia/Jakarta

Puluhan difabel Palestina berpartisipasi dalam perlombaan Maraton di Jalur Gaza sebagai bentuk penegaskan dan penguatan semangat perjuangan mereka untuk tetap hidup dan berjuang melawan penjajahan rezim Zionis Israel.

Seperti dilansir IRIB, Senin (2/12/2019), para peserta yang rata-rata adalah anak-anak muda itu tetap semangat mengikuti perlombaan dan bahkan mereka menegaskan untuk terus berjuang membela rakyat Palestina meski kaki mereka tak utuh lagi.

Mereka setiap pekan juga mengikuti Pawai Hak Kepulangan untuk menuntut hak-hak rakyat Palestina.

Para peserta perlombaan maraton itu adalah para korban kejahatan rezim Zionis ketika mengikuti Pawai Hak Kepulangan di pinggiran Gaza, dan sekaligus saksi hidup kekejaman Israel.

Perlombaan maraton juga merupakan bentuk lain dari perjuangan mereka dalam menghadapi penjajahan rezim Zionis dan sekaligus ungkapan empati kepada para korban kejahatan rezim ini dalam peristiwa Pawai Hak Kepulangan Palestina.

Para peserta maraton juga menjadi harapan bagi rakyat Palestina karena mereka kembali dalam kehidupan seperti biasanya dan melanjutkan perjuangan di jalan kemerdekaan Palestina.

Di akhir acara, para peserta menegaskan kepada dunia bahwa rakyat Palestina akan terus berjuang dan pasti akan mencapai kemenangan dalam menghadapi penjajahan rezim Zionis.

Pawai Akbar Hak untuk Pulang Palestina dimulai sejak 30 Maret 2018 yang bertepatan dengan peringatan Hari Bumi. Pawai damai ini diselenggarakan setiap Jumat di timur perbatasan Gaza.

Rezim Zionis merespon Pawai Hak Kepulangan Palestina dengan kekerasan. Sniper-sniper rezim ilegal ini menembaki peserta pawai sehingga menyebabkan ratusan warga Palestina gugur syahid dan puluhan ribu lainnya terluka dan cacat.

Militer rezim Zionis juga menggunakan drone untuk menjatuhkan gas air mata ke arah pengunjuk rasa Palestina. (RA)