Para Tokoh Irak Kecam Kejahatan AS
Perdana Menteri Irak, Adil Abdul Mahdi mengecam kejahatan Amerika Serikat yang menyebabkan gugurnya komandan pasukan Quds Iran dan wakil komandan Hashd al-Shaabi.
"Syahid Qasem Soleimani dan syahid Abu Mahdi al-Muhandis adalah dua simbol besar perang melawan teroris Daesh," kata Abdul Mahdi dalam sebuah pernyataan hari Jumat (03/02/2020).
Dia menganggap serangan AS melanggar kedaulatan Irak dan meminta parlemen Irak untuk menggelar pertemuan darurat.
Sementara itu, Sekjen Gerakan Asaib Ahl al-Haq di Irak, Qais al-Khazali dalam sebuah pesan mengatakan, Hajj Qasem Soleimani dan Abu Mahdi al-Muhandis telah mencapai syahadah, dan hasil pasti bagi AS dan Israel adalah kekalahan.
"Pembalasan atas darah syahid al-Muhandis adalah berakhirnya kehadiran militer AS di Irak, dan pembalasan atas darah syahid Soleimani adalah kehancuran Israel," tegasnya.
Pemimpin Gerakan Hikmah Irak, Sayid Ammar al-Hakim dalam sebuah statemen menulis, "Abu Mahdi al-Muhandis, wakil komandan Hashd al-Shaabi dan Letnan Jenderal Qasem Soleimani, komandan pasukan Quds Pasdaran, telah menghabiskan sebagian besar umurnya untuk jihad dan pengorbanan."
"Mereka memainkan peran utama dalam perang anti-terorisme dan kemenangan atas Daesh," tambahnya. (RM)