Pejabat Irak: AS Perpanjang Pengecualian Sanksi Iran
-
listrik Iran
Media Amerika Serikat mengutip pejabat pemerintah Irak mengabarkan, Gedung Putih bermaksud memperpanjang pengecualian sanksi impor listrik dan gas Irak dari Iran.
Fars News (10/2/2020) melaporkan, pemerintah Amerika bermaksud memperpanjang pengecualian sanksi Irak dalam transaksi perdagangan dengan Iran.
Associated Press mengutip tiga pejabat Irak menulis, Amerika akan mengizinkan Irak melanjutkan impor produk-produk vital yaitu gas dan listrik dari Iran.
Pengecualian sanksi Amerika sebelumnya yang dikeluarkan bulan Oktober 2019, akan berakhir pada 13 Februari 2020.
Menurut Associated Press, ketiga pejabat Irak itu mengatakan, Kementerian Luar Negeri Amerika sudah mengumumkan kesiapan untuk memperpanjang pengecualian sanksi gas dan listrik Irak dari Iran.
Namun demikian, Amerika mau memperpanjang pengecualian sanksi Irak dengan syarat Baghdad bisa memberikan batas waktu kepada Washington untuk lepas dari ketergantungan pada Iran. (HS)