Perubahan Strategi Ansarullah dari Defensif Menjadi Ofensif
-
Pasukan Ansarullah
Abdullah Yahya al-Hakim, ketua dewan intelijen pemerintah penyelamatan nasional Yaman menyatakan, kota Marib di Yaman tengah semakin dekat dibebaskan dari pendudukan koalisi Arab.
Militer bersama komite rakyat Yaman di perang melawan koalisi Arab Saudi yang memasuki bulan ke 64 dilaporkan kian dekat dengan kemenangan besar dan strategis. Kota Marib, pusat provinsi strategis Marib siap untuk dibebaskan dan akan berada di bawah kontrol militer bersama pasukan relawan rakyat. Kontrol kota ini sangat penting dari sejumlah sisi.
Salah satu alasan utama posisi penting Marib adalah sisi ekonomi. Marib mengingat memiliki sumber dan industri minyak serta gas serta bendungan Marib dan jaringan pengairan, memiliki nilai ekonomi yang besar dan menguasai kota ini dapat menyelesaikan kendala besar ekonomi yang dihadapi pemerintahan penyelamatan nasional Yaman. Penyelesaian dan penurunan kendala ekonomi pemerintahan penyelamatan nasional Yaman sebuah prestasi strategis, karena akan meningkatkan kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan ini.
Faktor utama urgensitas Marib adalah posisi geografinya. Penaklukan Marib akan membuat pemerintah penyelamatan nasional Yaman di Sanaa, akan menguasai lebih dari 90 persen wilayah dan populasi di utara yaman. Jika Ansarullah berhasil menguasai Marib, maka jalur Saudi dari utara ke selatan akan terputus dan hanya akan tersisa jalur Provinsi al-Mahrah bagi Riyadh.
Pembebasan Marib juga termasuk prestasi politik penting bagi pemerintah penyelamatan nasional Yaman. Partai al-Islah (Ikhwanul Muslimin) merupakan sekutu penting pemerintah Yaman yang mengundurkan diri dan pusatnya berada di kota Marib. Marib merupakan wilayah terakhir dan terpenting pengaruh regional Ikhwanul Muslimin di selatan Semenanjung Arab dan Yaman.
Dengan demikian, penguasaan pemerintah penyelamatan nasional terhadap kota Marib sama halnya dengan melemahkan pemerintahan Mansur Hadi. Sementara saat ini pemerintahan Mansur Hadi ini kini terlibat konfrontasi dengan Dewan Transisi Selatan (STC).
Faktor lain pentingnya pembebasan Marib adalah perubahan potensial pendekatan militer dan pasukan relawan rakyat Yaman di perang. Ahmad Haji Sedighian, pengamat isu internasional terkait hal ini menyebutkan, pasca penaklukan kota al Hazm, Provinsi Jawf oleh Ansarullah, pasukan Sanaa terus bergerak ke arah Marib, ibukota ekonomi Yaman dan pusat komando pasukan koalisi Arab. Pergerakan maju ini menunjukkan perubahan kondisi lapangan Ansarullah dari defensif menjadi ofensif.”
Poin terakhir adalah pembebasan Marib akan memiliki dampak mental dan syaraf serta fokus dan kepercayaan diri kepada militer dan pasukan relawan rakyat akan meningkat. Pengokohan sendi-sendi mental militer dan pasukan relawan rakyat Yaman akan disertai dengan kekalahan mental yang meningkat para pasukan bayaran pemerintah Mansur Hadi, karena dari satu sisi pasukan bayaran pemerintahan Yaman yang mengundurkan diri sibuk menghadapi pasukan STC dan dari sisi lain mereka mengalami banyak kekalahan dihadapan pasukan relawan rakyat dan militer Yaman.
Dengan demikian diprediksikan militer dan pasukan relawan rakyat Yaman setelah membebaskan Marib juga akan bergerak membebaskan Provinsi Taiz dan Aden serta akan memberikan kekalahan lebih berat kepada koalisi agresor Arab Saudi. (MF)