Palestina Sambut Keputusan Perancis Batalkan Pembelian Drone dari Israel
Gerakan Inisiatif Nasional Palestina menyambut boikot dan sanksi kerjasama militer dengan rezim Zionis Israel.
Keputusan Perancis untuk membatalkan pembelian pesawat tanpa awak rezim Zionis merupakan pukulan serius terhadap rezim ini, "kata Mustafa Barghouti, Sekretaris Jenderal Gerakan Inisiatif Nasional Palestina, Senin (8/2/3016) seperti dilansir kantor berita Sama.
Ia menambahkan, perencanaan boikot terhadap barang-barang produksi Zionis telah menyebabkan sejumlah negara Eropa memutus semua jenis kerjasama militer dengan Israel.
Sekjen Gerakan Inisiatif Nasional Palestina menjelaskan, kebijakan ekstrem kabinet Benjamin Netanyahu, Perdana Menteri rezim Zionis dan kejahatan rezim ini terhadap rakyat Paelstina serta kelanjutan pembangunan distrik-distrik ilegal telah menyebabkan banyak aktivis di negara-negara Eropa memboikot barang-barang Israel dan menghentikan segala bentuk hubungan dan kerjasama miilter dengan Tel Aviv.
Barghouti lebih lanjut menekankan pentingnya peningkatan upaya untuk menghentikan kerjasama militer antara negara-negara tertentu dan Israel.
"Masalah ini harus menjadi prioritas dalam gerakan dan aktivitas resmi dan rakyat," ujarnya.
Saat ini, negara-negara dunia menyebarkan kampanye untuk memboikot barang-barang produksi Israel dan diakhirinya pendudukan rezim Zionis di Palestina serta diakuinya hak-hak rakyat Palestina.
Kampanye tersebut telah menimbulkan kekhawatiran mendalam bagi para pejabat Israel. (IRIB Indonesia/RA)