Ini Tanggapan Rusia terhadap Sanksi Baru Uni Eropa
Rusia menilai masuknya maskapai negaranya dalam daftar hitam Uni Eropa sebagai langkah yang tidak bersahabat dan sepihak.
Badan penerbangan Rusia dalam sebuah pernyataan hari Selasa (12/4/2022) mengatakan, "Keputusan Komisi Eropa untuk memasukkan Russian Airlines dalam daftar hitam tidak akan memengaruhi keselamatan penerbangannya,".
"Tindakan ini merupakan bukti kelanjutan dari kebijakan tidak bersahabat dan tindakan Eropa sepihak dan melanggar ketentuan Perjanjian Chicago dan perjanjian bilateral, serta menunjukkan keinginan Eropa untuk mengintensifkan blokade udara terhadap Rusia," kata pernyataan yang dikeluarkan badan penerbangan Rusia.
"Langkah-langkah pembatasan ini, yang diambil secara in absentia, dan tidak didasarkan pada bukti yang berkaitan dengan kondisi teknis armada maskapai Rusia, mempertahankan kemampuan penerbangan pesawat ini dan pelaksanaan transaksi leasing," tegasnya.
Sebelumnya, Komisi Eropa menambahkan 21 maskapai penerbangan Rusia ke dalam daftar sanksi Uni Eropa dengan alasan tidak mematuhi standar keselamatan internasional.
Keputusan terbaru Komisi Eropa ini menyebabkan 117 maskapai Rusia sekarang masuk dalam daftar sanksi Uni Eropa.
Uni Eropa telah memberlakukan beberapa paket sanksi berat terhadap Rusia sejak dimulainya perang di Ukraina, termasuk sanksi sektor energi Rusia, tetapi gagal melakukannya karena tentangan dari beberapa negara anggota.
Berlanjutnya kebijakan anti-Rusia di negara-negara Eropa juga membahayakan keamanan dalam negeri Eropa.(PH)