Komisi Eropa Ajukan RUU Sanksi Minyak Rusia, Beberapa Negara Menolak
Komisi Eropa telah mengajukan rancangan undang-undang kepada negara-negara anggota tentang paket sanksi baru terhadap Rusia, tapi beberapa negara anggota menentangnya.
AFP Selasa (3/5/2022) melaporkan, sejumlah anggota uni Eropa sedang mempersiapkan rancangan sanksi atas pembelian minyak dari Rusia sebagai tanggapan terhadap invasi militernya ke Ukraina, tetapi beberapa anggota menentang sanksi tersebut.
Beberapa pejabat Uni Eropa dan diplomat Eropa di Brussels mengatakan kepada AFP hari Selasa bahwa ada perbedaan pandangan mengenai rencana tersebut.
Para duta besar dari 27 negara anggota Uni Eropa akan bertemu lagi hari Rabu untuk membahas rencana sanksi yang perlu disetujui oleh semua anggota sebelum dapat dilaksanakan.
Pejabat Uni Eropa mengatakan kepada AFP bahwa rancangan undang-undang Komisi Eropa menyerukan larangan bertahap impor minyak dari Rusia selama enam sampai delapan bulan. Tentu saja, Hungaria dan Slovakia akan memiliki kesempatan beberapa bulan lebih banyak lagi dari negara anggota lainnya.
Slovakia, dan Hungaria yang hampir 100 persen bergantung pada bahan bakar mentah Rusia, mengatakan butuh beberapa tahun untuk memutuskan ketergantungan itu.
Kilang Slovakia dirancang untuk bekerja dengan minyak Rusia dan memerlukan perbaikan atau penggantian besar serta proses yang mahal dan panjang untuk menangani impor dari tempat lain.(PH)