Borrell: Saya akan Terus Dekatkan Posisi Anggota JCPOA
https://parstoday.ir/id/news/world-i133488-borrell_saya_akan_terus_dekatkan_posisi_anggota_jcpoa
Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell mengklaim JCPOA terpisah dari posisi Uni Eropa baru-baru ini terhadap Republik Islam Iran, dan mengatakan bahwa dia terus berusaha mendekatkan posisi para pihak dalam perjanjian nuklir internasional ini.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Nov 15, 2022 05:33 Asia/Jakarta
  • Borrell: Saya akan Terus Dekatkan Posisi Anggota JCPOA

Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa, Josep Borrell mengklaim JCPOA terpisah dari posisi Uni Eropa baru-baru ini terhadap Republik Islam Iran, dan mengatakan bahwa dia terus berusaha mendekatkan posisi para pihak dalam perjanjian nuklir internasional ini.

Sebagian besar negara yang berpartisipasi dalam pembicaraan menginginkan penyelesaian negosiasi yang lebih cepat, tetapi mencapai kesepakatan akhir menunggu keputusan politik Amerika Serikat mengenai beberapa masalah penting dan kunci yang tersisa.

Josep Borrell, Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa kepada wartawan di Brussel pada Senin (14/11/2022) malam mengatakan bahwa JCPOA telah ditetapkan oleh Dewan Keamanan PBB dan jalan ini akan terus ditempuh meskipun ada masalah. Borrell mengatakan, “Masih ada jalan buntu, tapi masalah JCPOA tidak terkait dengan isu lain yang kita khawatirkan,”.

Mengenaii tuduhan hak asasi manusia dan klaim partisipasi Iran dalam perang di Ukraina, dia mengungkapkan, “Ada spekulasi tentang ini, tetapi masih belum ada bukti terkait,”.

“Masalah-masalah ini terpisah satu sama lain, dan saya akan terus berusaha menciptakan keseimbangan antara pihak-pihak yang terlibat dalam [negosiasi] JCPOA,” ujar Borrell. 

Pernyataan Borrell muncul tidak lama setelah Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian, dalam percakapan telepon dengan kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa pekan lalu menekankan kesiapan Iran untuk mencapai kesepakatan yang baik, kuat dan stabil.

Abdollahian mengatakan, “Republik Islam Iran menegaskan bahwa jika pihak Amerika bertindak secara realistis, maka besar kemungkinan untuk mencapai kesepakatan di Wina,”.(PH)