Mantan Perwira Militer AS: Amerika Pelanggar Terbesar Hak Perempuan
-
Scott Bennett, mantan perwira militer AS
Mantan perwira militer Amerika Serikat dari Batalion Operasi Psikologis ke-11, Komando Operasi Psikologis Urusan Sipil menyebut negaranya sebagai pelanggar hak perempuan terbesar di dunia.
Scott Bennett, Minggu (11/12/2022) dalam wawancara dengan PressTV mengatakan, "Jika PBB ingin menemukan kasus-kasus pelanggaran hak perempuan paling mengejutkan di dunia, maka ia tidak boleh mencarinya di luar AS."
Menurut Scott Bennett, Amerika Serikat memanfaatkan kaum perempuan sebagai alat dalam revolusi-revolusi warna di berbagai belahan dunia.
"Kasus di Iran adalah contoh lain dari operasi pergantian rezim yang diupayakan AS, Israel dan Zionis dengan menyalahgunakan perempuan sebagai arena perang, dan melalui tuduhan-tuduhan yang sepenuhnya tidak berdasar," paparnya.
Mantan perwira militer AS itu menganggap upaya-upaya yang dilakukan Amerika Serikat dan Rezim Zionis terhadap Iran, tidak akan membuahkan hasil.
"PBB memiliki kemampuan untuk menjelaskan masalah ini, dan berusaha supaya dunia dapat menyaksikan hakikat yang sebenarnya," imbuh Bennett.
Ia menegaskan, "Kenyataannya adalah Amerika Serikat, merupakan pelanggar hak perempuan terbesar di dunia." (HS)