Rudal dan Drone Rusia Bombardir Wilayah Timur dan Selatan Ukraina
Pasukan Rusia melancarkan serangan drone dan rudal yang luas terhadap target di wilayah selatan dan timur Ukraina.
Sirene bahaya dibunyikan di daerah selatan dan timur Ukraina pada Kamis malam setelah terjadi serangan drone dan rudal militer Rusia.
Sementara itu, sumber-sumber lokal di kota Kramatorsk dan Sloviank di timur Donbas yang dikendalikan oleh pasukan Ukraina melaporkan terjadi sejumlah ledakan.
Kedua kota dekat Bakhmut ini terjadi bentrokan sengit selama berbulan-bulan antara pasukan Ukraina dan Rusia.
Selain itu, laporan yang belum dikonfirmasi menunjukkan bahwa sekitar 30 hingga 40 UAV terbang di Mariupol menuju daerah yang dikuasai pasukan Ukraina.
Serangan dimulai beberapa jam setelah presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pergi ke Prancis, Inggris dan Brussels untuk meminta lebih banyak dukungan Eropa terhadap Ukraina.
Pejabat Eropa berjanji untuk memboikot dan menjatuhkan sanksi lebih keras terhadap pejabat dan lembaga Rusia selama perjalanan Zelensky tersebut,
Perang Ukraina, dengan semua konsekuensi politik, militer, ekonomi, sosial, bahkan budaya yang meluas, menghabiskan bulan kedua belas, dan pengiriman senjata Barat ke Ukraina terus berlanjut.
Pejabat Rusia dan beberapa media Barat telah menggambarkan perang Ukraina sebagai perang proksi antara Barat dan Rusia.
Rusia berulang kali mengatakan bahwa pengiriman senjata Barat ke Ukraina hanya akan memperpanjang konflik di negara itu, dan memiliki konsekuensi yang tidak dapat diprediksi.(PH)