Serangan Militer Rezim Zionis di Gaza Tewaskan 136 Pegawai PBB
Sekretaris Jenderal PBB mengumumkan tewasnya 136 pegawai PBB dalam serangan rezim Zionis di Jalur Gaza.
Menurut Sputnik, Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB Antonio Guterres hari Sabtu (23/12/2023) mengatakan bahwa sejak 7 Oktober 2023, 136 pegawai organisasi tersebut terbunuh dalam serangan rezim Zionis di Jalur Gaza.
Sejak 7 Oktober 2023, dengan dukungan penuh negara-negara Barat, rezim Zionis melancarkan pembantaian besar-besaran di Jalur Gaza dan Tepi Barat terhadap rakyat Palestina yang tidak berdaya dan tertindas.
Pada tanggal 7 Oktober 2023, kelompok perlawanan Palestina melancarkan operasi Badai Al-Aqsa dari Gaza melawan posisi rezim Zionis. Akhirnya, setelah 45 hari pertempuran, pada 24 November 2023 dicapai gencatan senjata senjata sementara, atau jeda pertukaran tahanan antara Hamas dan Israel.
Jeda perang ini berlanjut selama tujuh hari dan akhirnya pada Jumat pagi, 1 Desember 2023, gencatan senjata sementara berakhir dan rezim Israel kembali melancarkan serangan terhadap Gaza yang menargetkan warga sipil Palestina, terutama perempuan dan anak-anak.
Kementerian Kesehatan Palestina dalam pernyataannya Jumat lalu mengumumkan bahwa sejak 7 Oktober 2023, 20.057 orang gugur, dan 53.320 orang terluka dalam serangan rezim Zionis di Jalur Gaza.(PH)