Rusia Undang Pakar Militer NATO Bahas Ketegangan di Eropa
Rusia mengumumkan kesiapannya untuk berpartisipasi konstruktif dengan Pakta Pertahanan Atlantik Utara, NATO.
Mehr News (1/8) mengutip Russia Today melaporkan, Anatoly Antonov, Deputi Menteri Pertahanan Rusia, Senin (1/8) mengumumkan, Moskow dengan maksud untuk meningkatkan hubungannya dengan NATO, sudah mengusulkan sebuah "program positif" kepada lembaga itu. Tujuannya untuk menurunkan tensi ketegangan Moskow-NATO.
Anatoly Antonov menuturkan, para pakar militer NATO diundang ke Moskow untuk membahas dan menegosiasikan kondisi militer dan politik di Eropa pada bulan September mendatang.
Deputi Menhan Rusia menegaskan, Moskow siap untuk memulai dialog konstruktif, sekalipun NATO menerapkan strategi berbeda terkait alasan dan keputusan-keputusan yang sudah diambilnya dalam pertemuan bulan Juli 2016 di Warsawa.
Negara-negara anggota NATO dalam pertemuan itu menyebut Rusia sebagai "sumber instabilitas" dan mendesak peningkatan kehadiran militer NATO di wilayah-wilayah sekitar Rusia.
Antonov menerangkan, para pakar Rusia sudah mengkaji dan menganalisa dengan seksama keputusan-keputusan yang diambil dalam pertemuan NATO di Warsawa itu.
Rusia menganggap penempatan unit-unit militer baru NATO, peningkatan latihan militer di wilayah-wilayah perbatasannya dan penempatan sistem anti-rudal balistik di Eropa, sebagai ancaman bagi keamanan nasional negara itu. (HS)